Ketua Komisi I: Digitalisasi Penyiaran Tunggu Revisi UU

Ketua Komisi I: Digitalisasi Penyiaran Tunggu Revisi UU
Meutya Hafid. ( Foto: Antara )
/ JAS Selasa, 5 November 2019 | 15:52 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid mengatakan, digitalisasi penyiaran merupakan sesuatu yang harus dihadapi secara cepat. Dalam kerangka hukum, dari penyiaran tentu akan disegerakan dan menjadi fokus utama kerja dari DPR maupun pemerintah.

"Tinggal ini adalah inisiasi DPR atau inisiasi pemerintah nanti kita bagi-bagi tugas seperti apa. Tapi pada dasarnya digitalisasi penyiaran sudan mulai dijalankan dan kita menunggu payung hukum yang lebih kuat dari hanya Peraturan Menteri yang ada saat ini," ujar Meutya Hafid usai rapat kerja dengan Menkominfo di kompleks parlemen, Senayan Jakarta, Selasa (5/11/2019).

Komisi I DPR RI, kata Meutya, akan mencari cara yang lebih cepat dalam mengajukan RUU Penyiaran apakah DPR atau Pemerintah yang lebih siap. "Apakah pemerintah lebih siap, silakan. Ataukah DPR yang lebih siap silakan. Saat ini kita juga sambil menanyakan kepada sikap fraksi masing-masing seperti apa keinginannya terhadap UU Penyiaran ini supaya digitalisasi penyiaran bisa langsung lebih cepat lagi kita laksanakan," katanya.

Hingga saat ini, tambah Meutya, Komisi I belum membicarakan detail dari RUU Penyiaran. Sebab, RUU masih baru dan tidak di carry over dari DPR periode lalu.

"Sikap masing-masing anggota atau fraksi saya belum tahu nanti kita bahas bersama," katanya.