Bawaslu Beri Perhatian Khusus pada Pilkada Serentak 2020 di Papua dan Papua Barat

Bawaslu Beri Perhatian Khusus pada Pilkada Serentak 2020 di Papua dan Papua Barat
Rahmat Bagja. ( Foto: Antara )
Yustinus Paat / AMA Jumat, 8 November 2019 | 11:53 WIB

Jakarta, Beritasatu.com -Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan memberikan perhatian khusus terhadap Pilkada Serentak 2020 di beberapa daerah Papua dan Papua Barat karena tingkat kerawanannya diprediksi tinggi.

"Kalau Papua (termasuk Papua Barat) menjadi perhatian tersendiri. Nanti Papua ada treatment khusus, misal desk Pilkada Papua," ujar Anggota Bawaslu Rahmat Bagja di Jakarta, Jumat (8/11/2019).

Kerawanan ini, kata Bagja, terjadi lantaran sejumlah hal, seperti kondisi geografis dan transportasi yang cukup sulit dan sistem pemilu yang masih menerapkan sistem noken. Dengan sistem noken, maka yang terjadi bukan one man, one vote.

"Narasi kuasa lokal di Papua itu cukup tinggi, kepala suku, kepala adat, perang suku terjadi juga kadang-kadang," tandas dia.

Selain itu, kata Bagja, perekaman KTP elektronik yang belum 100% juga bisa menjadi masalah. Menurut dia, perekaman KTP elektronik ini juga harus segera diselesaikan oleh dukcapil karena KTP elektronik menjadi syarat untuk bisa memilih meskipun nanti terdapat daerah yang menggunakan sistem noken.

"Walau sistemnya noken, tetap KTP el itu semestinya jadi karena menjadi dasar untuk ikut pilkada," ungkap dia.

Untuk mengantisipasi kerawanan di Papua, Bawaslu akan terus berkoordinasi dengan TNI-Polri, Kemdagri, dan KPU beserja jajarannya. Menurut dia, peran TNI-Polri sangat besar ketika suatu daerah dinyatakan memiliki tingkat kerawanan yang tinggi.

"Tingkat kerawanan ini nanti akan terlihat dari Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) untuk Pilkada Serentak 2020. Penyusunan IKP ini sedang diselesaikan dan Januari 2020 akan kita launching," pungkas Bagja.

Beberapa daerah yang menyelenggarkan Pilkada 2020 di Provinsi Papua Barat, antara lain Kabupaten Manokwari, Kabupaten Fakfak, Kabupaten Sorong Selatan, Kabupaten Raja Ampat, Kabupaten Kaimana, Kabupaten Teluk Bintuni, Kabupaten Pegunungan Arfak dan Kabupaten Manokwari Selatan.

Sementara daerah di Provinsi Papua, antara lain Kabupaten Boven Digoel, Kabupaten Merauke, Kab Pegunungan Bintang, Kabupaten Asmat, Kabupaten Nabire, Kabupaten Waropen, Kabupaten Yahukimo
Kabupaten Keerom dan Kabupaten Memberamo Raya.

 



Sumber: BeritaSatu.com