Manuver Surya Paloh, Nasdem Bantah Bentuk Poros Baru

Manuver Surya Paloh, Nasdem Bantah Bentuk Poros Baru
Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh (kiri) berpelukan dengan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman usai menyampaikan hasil pertemuan tertutup kedua partai di DPP PKS, Jakarta, Rabu (30/10/2019). Pertemuan tersebut dalam rangka silaturahmi kebangsaan dan menjajaki kesamaan pandangan tentang kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara. ( Foto: ANTARA FOTO / Puspa Perwitasari/ )
Ahmad Salman / YTB Jumat, 8 November 2019 | 17:40 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Banyak pihak mempertanyakan sikap politik Partai Nasdem jelang tahun politik pada 2024 mendatang. Sikap Nasdem menjadi sorotan terkait gencarnya Ketua Umum Nasdem Surya Paloh safari politik ke sejumlah partai oposisi.

Menanggapi hal ini politisi Partai Nasdem Sugeng Suparwoto menyatakan, Jumat (8/11/2019), tak ada istilah poros baru. Langkah Surya Paloh hanya politik kebangsaan.

Sikap politik Partai Nasdem dipertanyakan karena Nasdem merupakan salah satu partai koalisi mendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Bahkan berkat dukungan itu, tiga kader Nasdem diganjar hadiah menteri. Mereka antara lain Siti Nurbaya Bakar sebagai Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Syahrul Yasin Limpo sebagai Menteri Pertanian, dan Johnny G. Plate sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika.

Sinyal oposisi Partai Nasdem justru diberikan langsung Surya Paloh setelah pelantikan presiden dan wakil presiden pada 20 Oktober lalu.



Sumber: BeritaSatu TV