Gelar Rakornas, PKS Targetkan Kuasai 50% Pilkada Serentak 2020

Gelar Rakornas, PKS Targetkan Kuasai 50% Pilkada Serentak 2020
Mustafa Kamal. ( Foto: Antara )
Yustinus Paat / FER Kamis, 14 November 2019 | 21:51 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Jenderal DPP PKS, Mustafa Kamal, mengatakan, agenda Rakornas 2019 akan membahas soal pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2020. PKS menargetkan perolehan kemenangan 50 persen atau lebih baik dari tahun sebelumnya.

Baca Juga: Lagi Musim Pelukan, PKS Mainkan Peran Persatuan

"PKS memiliki agenda khusus untuk menyongsong Pilkada 2020. Kami berharap perolehannya ke depan meningkat. Kita terbuka untuk membangun koalisi (dalam Pilkada) baik di tingkat pusat maupun pemerintahan," kata Mustafa saat Rakornas PKS 2019 di Bidakara Jakarta, Kamis (14/11/2019)

Dalam Pilkada 2020, kata Mustafa, target PKS bisa memenangkan lebih dari 50 persen. Angka tersebut, sudah dihutung secara matang.

"Kami akan rumuskan dalam Rakornas kali ini. Kami hitung-hitungan dulu di daerah dan kami memiliki hitung-hitungan secara nasional," ungkap Mustafa Kamal.

Dalam Rakornas ini, jelas Mustafa, PKS akan mengukuhkan sikap sebagai oposisi, dan berada di luar pemerintah. Kedua, pihaknya ingin mengokohkan kaderisasi karena kenaikan perolehan suara PKS cukup signifikan.

"Bukan hanya menyampaikan janji-janji kampanye tapi juga merealisasikannya. Bersama konstituen kita membangun bersama," tandas Mustafa Kamal.

Baca Juga: PKS Ingatkan Semua Elemen Jaga Persatuan RI

Senada dengan itu, Ketua Bidang Kaderisasi DPP PKS, Ahmad Heryawan mengatakan PKS menetapkan tahun 2020 sebagai tahun rekrutmen. Hal ini sebagai salah bentuk keseriusan PKS menjadi partai besar.

"Kita akan menetapkan tahun 2020 sebagai tahun rekrutmen. Sebagai keseriusan kami untuk menjadikan PKS sebagai partai papan atas dua digit, atas kerja keras kita dan secara hakiki atas izin Allah SWT hingga menempatkan kita sebagai partai besar," kata pria yang biasa disapa Kang Aher ini.

Kang Aher menjelaskan, animo masyarakat untuk bergabung dengan PKS sangat tinggi. Salah satu buktinya, kata Aher, adalah perolehan suara PKS pada Pemilu 2019 yang naik signifikan 40 persen atau kurang lebih tiga juta masyarakat Indonesia menitipkan suaranya kepada PKS.

"Kita tahu bahwa kita harus sambut dan rawat mereka dengan baik, salah satu cara merawat mereka adalah mereka diajak masuk bersama-sama kalau selama ini mereka hanya memilih kita sebagai konstituen, nanti kita ajak mereka masuk ke dalam sebagai kader," pungkas Aher.



Sumber: BeritaSatu.com