ARB Harapkan Pemilihan Ketum Golkar dengan Cara Musyawarah

ARB Harapkan Pemilihan Ketum Golkar dengan Cara Musyawarah
Aburizal Bakrie ( Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay )
Robertus Wardy / CAH Jumat, 15 November 2019 | 07:15 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Aburizal Bakrie (ARB) mengharapkan pemilihan Ketum baru pada Musyawarah Nasional (Munas) tanggal 3-6 Desember 2019 berlangsung dengan cara musyawarah dan mufakat. Para calon perlu berunding untuk menentukan siapa yang layak pimpin Golkar dalam lima tahun ke depan.

"Munas ke depan, kita satukan kekuatan. Kita pikirkan agar bagaimana beberapa calon yang ada bisa berunding, sehingga bisa menelurkan musyawarah mufakat," kata ARB dalam paparan Rapimnas PG di Jakarta, Kamis (14/11/2019).

Ia meminta para calon agar kesampingkan ego-ego yang ada. Dengan memilih Ketum secara musyawarah, Golkar akan tampil sebagai pemenang.

"Kita harus terus bersatu. Kalau kita bersatu, kita dapat memaksimalkan semua energi yang kita miliki untuk memikirkan kemajuan PG. Ke depan Golkar tidak akan ada lawan," tutur mantan Menko Kesra ini.

Dia berharap pada Pemilu 2024, PG harus bisa mencalonkan presiden atau wakil presiden sendiri. PG tidak boleh terus mendukung calon di luar Golkar.

"Kita tabuh gendang kita sendiri. Kita menari di gendang kita sendiri. Satu tekad kita, Golkar menang di 2024," tutup ARB.

Pada kesempatan itu, dia juga mengharapkan kedepan, Golkar harus lebih banyak lagi rekrut kaum milenial. Hal itu untuk menciptakan Golkar bukan partai kaum tua, tetapi juga partai bagi kaum muda.

"Kita kembalikan Partai Golkar sebagai The Party of Ideas. Kita bangkitkan Golkar dengan ide-ide dan gagasan. Kita gunakan media-media yang ada, baik media konvensional, maupun media sosial," tutup ARB. 



Sumber: Suara Pembaruan