Rapimnas Golkar Ditutup, 34 DPD I Dukung Airlangga

Rapimnas Golkar Ditutup, 34 DPD I Dukung Airlangga
Ketua umum Partai Golkar yang juga Menteri Kordinator Perekonomian Airlangga Hartarto saat wawancara khusus dengan Berita Satu Media Holdings, di Jakarta, Minggu 10 November 2019. ( Foto: Suara Pembaruan / Joanito De Saojoao )
Robertus Wardy / CAH Jumat, 15 November 2019 | 10:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar telah ditutup pada Kamis (14/11/2019) malam. Rapimnas lebih cepat dari jadwal sebelumnya yang harus berakhir pada Jumat (15/11/2019) ini.

Dalam pandangan umum 34 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) tingkat I (propinsi), semuanya mendukung agar Airlangga Hartarto kembali pimpin partai berlambang pohon beringin itu. Mereka melihat Airlangga berhasil memimpin Golkar.

"Dari pandangan umum semua memberikan dukungan untuk saya. Saya berterima kasih dan ini menjadi pemacu untuk terus bekerja sampai ke Munas nanti," kata Airlangga usai menutup Rapimnas.

Baca JugaJelang Munas Golkar, Airlangga: Hindari Saling Sikut

Menko Perekonomian ini bertekad akan terus menjaga soliditas internal pantai. Jika kembali terpilih nanti, dirinya akan mengakomodasi seluruh kekuatan masuk dalam penggurus karena kader partai Golkar adalah aset partai.

"Terkait Munas, diutamakan untuk musyawarah mufakat. Ini kan mempertimbangkan juga kesolidan partai dan suasana yang kondusif," tuturnya.

Sementara salah satu bakal calon (Balon) Ketum Bambang Soesatyo (Bamsoet) menghargai apa yang disampaikan para ketua DPD I pada Rapimnas. Namun dia tegaskan yang muncul dalam Rapimnas hanya mewakili 34 suara. Masih ada 514 suara yang dimiliki Dewan Pimpinan Daerah (DPD) tingkat II (kabupaten/kota) yang belum bersuara.

Baca JugaARB Harapkan Pemilihan Ketum Golkar dengan Cara Musyawarah

"Sebagaimana biasanya suara tingkat I dan tingkat II tidak selalu sejalan dan selaras. Jadi kita lihat nanti kecenderungan daripada suara tingkat II apakah sejalan dengan tingkat I atau memilih yang lain. Ada Bambang Utoyo, ada Ridwan Hisjam dan lain-lain. Saya sendiri pada saatnya akan memutuskan apakah saya akan maju atau tidak, tapi sebelum saya nyatakan, bukan berarti saya tidak maju," ujar Bamsoet.

Dia menegaskan masih punya peluang bagi calon lain untuk menang, termasuk dirinya. Alasannya, jumlah suara yang diperebutkan masih sangat banyak.

"Masih ada peluang bagi calon-calon lain merebut simpati dari 514 suara yang nanti akan diputuskan di Munas yang akan datang," tutup Bamsoet. 



Sumber: Suara Pembaruan