Belum Dapat Jatah di Pemerintahan, Kader PBB Mengaku Resah

Belum Dapat Jatah di Pemerintahan, Kader PBB Mengaku Resah
Ketua Bidang Pemenangan PBB Sukmo Harsono (kanan). ( Foto: Beritasatu / Yustinus Paat )
Yeremia Sukoyo / RSAT Rabu, 20 November 2019 | 10:40 WIB

Jakarta, Beritasatu.com  - Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Bulan Bintang (PBB), Sukmo Harsono, mengakui  ada keresahan di hampir semua tingkatan kader terkait belum adanya kejelasan pelibatan PBB di pemerintahan. Keresahan tersebut memuncak pasca Jokowi seusai mengumumkan susunan kabinet di pemerintahan.

"Dalam beberapa hari ini kader PBB di semua tingkatan resah akan nasib partai pasca penetapan susunan Kabinet baik menteri dan wakil menteri. Mereka banyak mendapat pertanyaan dari konstituen dan umat Islam yang mendukung PBB," kata Sukmo Harsono, Selasa (19/11/2019) di Jakarta.

Menurutnya, saat ini juga ada desakan dari bawah dan sangat kuat mendesak Ketum dan Sekjen mengambil sikap dan memberi penjelasan mengapa PBB sampai saat ini masih tidak dapat berpartisipasi aktif di pemerintahan.

"PBB sebagai partai Islam yang mengusung Paslon 01 saya sendiri memimpin deklarasi dukungan paslon 01 ke daerah. Sementara Ketum (Yusril Ihza Mahendra) jadi panglima di MK. Maka wajar jika mereka bertanya-tanya, kenapa Sekjen Afriansyah Noor yang memiliki hubungan begitu dekat dan baik dengan Pak Jokowi juga belum memberikan penjelasan, apa sebenarnya yang terjadi dengan PBB," ujarnya.

Dirinya pun mengaku khawatir kondisi ini akan menimbulkan gelombang ketidakpercayaan kader PBB pada pemerintah. Namun demikian sebagai Waketum PBB dirinya juga masih terus berusaha menjelaskan kepada umat Islam dan kader bahwa PBB telah berjuang dengan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara. 



Sumber: Suara Pembaruan