Rekonsiliasi Golkar, Semua Faksi Dirangkul

Rekonsiliasi Golkar, Semua Faksi Dirangkul
Calon Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bersama para pendukungnya dan senior Golkar. ( Foto: Suara Pembaruan / Robertus Wardi )
/ WBP Selasa, 3 Desember 2019 | 21:45 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Tim Pemenangan Bambang Soesatyo (Bamsoet) Ahmadi Noor Supit menyampaikan rekonsiliasi yang disepakati antara Bamsoet dengan Airlangga Hartarto akan merangkul semua faksi di partai tersebut.

"Bukan orang-orang Pak Bamsoet saja (yang dirangkul). Tentu saja semua faksi yang ada di Partai Golkar," kata Ahmadi Noor Supit kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Berkaitan dengan rekonsiliasi itu, Supit bersama Nusron Wahid mendampingi Bamsoet bertemu dengan Airlangga yang didampingi Agus Gumiwang di sebuah rumah makan di Blok M, Jakarta.

Kemudian, Bamsoet dan Airlangga bertemu dengan politikus senior Golkar Luhut Binsar Pandjaitan yang juga Menko Kemaritiman dan Investasi dan Ketua Dewan Pembina Golkar Aburizal Bakrie.

Dengan rekonsiliasi itu, kata dia, seluruh kader Golkar yang selama ini terbagi dalam kubu Bamsoet maupun Airlangga diminta untuk bersama-sama membangun Golkar ke depan. "Pokoknya kan terwakili, semua terwakili. Dan bisa memutuskan bagaimana bisa ke depan seperti apa seharusnya," kata Ahmadi Noor Supit.

Supit juga menjelaskan bahwa dalam rekonsiliasi itu ada kesepakatan-kesepakatan yang dicapai oleh kedua pihak, termasuk dalam penyusunan kepengurusan partai tersebut. "Kita kan sudah sampaikan, komitmen gentleman agreement-nya seperti itu. Oleh karena itu, bagaimana nanti realisasinya tentu akan kita lihat," kata Ahmadi Noor Supit.

Sementara itu, Wakil Koordinator Bidang Pratama DPP Partai Golkar Bambang Soesatyo membenarkan telah tercapainya rekonsiliasi dengan Airlangga Hartarto dalam konstelasi pemilihan ketua umum Partai Golkar.

Tercapainya rekonsiliasi itu yang menjadi salah satu alasan Bamsoet memutuskan untuk mengundurkan diri dari pencalonan ketua umum Partai Golkar. "Adanya semangat rekonsiliasi yang telah disepakati bersama antara kedua tim sehingga tercipta suasana teduh dalam munas," kata Bamsoet, menyampaikan salah satu alasannya mundur dari pencalonan.

Sebagaimana diwartakan, Partai Golkar akan menggelar munas yang berlangsung pada 3-5 Desember 2019, salah satu agendanya adalah memilih Ketua Umum Partai Golkar periode 2019-2024.



Sumber: ANTARA