Jokowi Minta Golkar Dukung Omnibus Law

Jokowi Minta Golkar Dukung Omnibus Law
Presiden RI Joko Widodo, bersama Ketua umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kanan), dan ketua panitia Munas X Markus Mekeng (kiri), membuka secara resmi Munas ke X Partai Golkar di Jakarta, Selasa 3 Desember 2019. (Foto: Suara Pembaruan / Joanito De Saojoao)
Robertus Wardi / HA Rabu, 4 Desember 2019 | 01:24 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Partai Golkar (PG) untuk mendukung program omnibus law yang akan segera diajukan pemerintah ke DPR. Jokowi menyebut program itu sebagai untuk memberikan kecepatan investasi.

"Saya tetep minta ke Golkar agar memberikan dukungan terhadap omnibus law yang akan diajukan pemerintah. Sehingga kecepatan dalam melakukan investasi dan akhirnya bisa memberikan kesejahteraan kepada masyarakat," kata Jokowi saat memberi sambutan pada Munas PG di Hotel Ritz Chalton, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (3/12/2019) malam.

Ia menyebut Golkar adalah partai besar dan aset besar bagi Indonesia. Semua kader harus bersama-sama menjaga soliditas dan kekompakan partai. Hal itu agar bisa memberikan sumbangan bagi pembangunan bangsa.

"Kalau Golkar panas semua ikut panas. Sebetulnya enggak apa-apa juga kalau panas. Tapi kalo ada jalan kerukunan kenapa tempuh yang panas-panas. Yang saya takutkan, saya lihat dari jauh, kalo Golkar pecah jadi partai baru lagi, itu kekhawatiran saya," jelas Jokowi.

Dia menegaskan stabilitas politik sangat penting. Dengan stabilitas terjaga dan aman, investasi bisa datang dengan mudah. Sebaliknya kalau situasi politik kacau, para investor akan enggan masuk Indonesia.

"Kalau stabilitas kita goyang sedikit saja ini berbahaya karena menyangkut trust. Orang enggak mau investasi kalo enggak stabil. Investasi ini akhirnya ke lapangan kerja yang luas, ke masyarakat kita. Sehingga sekali lagi saya sangat apresiasi cara-cara demokrasi yang sudah diperlihatkan Golkar dalam Munas ini," tutup Jokowi.



Sumber: Suara Pembaruan