Dinobatkan sebagai Asian of the Year 2019, Jokowi Berterima Kasih

Dinobatkan sebagai Asian of the Year 2019, Jokowi Berterima Kasih
Surat kabar terbesar di Singapura, The Straits Times menobatkan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) sebagai ”Asian of The Year 2019.″ ( Foto: Dok )
Novy Lumanauw / AMA Kamis, 5 Desember 2019 | 12:26 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengucapkan terima kasih atas penobatan dirinya sebagai Asian of the Year 2019 oleh harian terkemuka Singapura, The Strait Times. “Terima kasih,” kata Presiden Jokowi melalui laman Facebook yang diunggah pada Kamis (5/12/2019).

Ia mengatakan, penghormatan yang diberikan The Strait Times bukan untuk dirinya melainkan kepada seluruh rakyat Indonesia. “Ini kehormatan bukan untuk saya semata-mata, tetapi untuk Indonesia,” kata Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi dinilai berhasil memperkuat posisi lokal dan globalnya, tidak hanya dengan mempertahan jabatannya pada Pemilihan Presiden (Pilpres) April 2019, tetapi juga menjadi ujung tombak dalam pengembangan ASEAN Outlook di Indo-Pasifik.

Dokumen ini me­muat garis kebijakan ASEAN mengenai ruang lingkup, tu­juan, prinsip, area kerja sama, dan mekanisme kerja sama Indo-Pasifik.

Melalui dokumen ini, ASEAN melihat Indo-Pasifik sebagai sebuah kawasan terintegrasi dan terkoneksi, yang megedepankan dialog dan kerja sama, menitikberatkan pada pembangunan untuk kesejahteraan, serta menjadikan aspek maritim sebagai elemen tata kawasan.

Dokumen ini telah diadopsi oleh 10 negara blok pada bulan Juni 2019 untuk menegaskan kembali sentralitas di kawasan di tengah persaingan strategis antara Amerika Serikat dan Tiongkok.

Harian The Straits Times juga menyebutkan bahwa Presiden Jokowi adalah figur berpenampilan sederhana yang pernah menjabat Wali Kota Solo dan Gubernur di DKI Jakarta, sebelum menjadi pemimpin negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara dengan hampir 270 juta jiwa penduduk.

Pada periode pertama masa jabatannya sebagai presiden(2014-2019), menurut The Straits Times, Presiden Jokowi telah mencanangkan misi mengejar kemajuan dan pertumbuhan, memberikan penekanan pada pembangunan infrastruktur.

“Ia tidak kehilangan pandangan akan nilai-nilai persatuan dan harmoni, yang begitu krusial di negara berpenduduk mayoritas muslim dengan beragam budaya dan agama, di mana agama telah menjadi sangat politis,” tulis media itu.

Ketika Presiden Jokowi menghadapi tantangan dalam lima tahun ke depan masa jabatannya, para editor The Straits Times menyatakan harapan bahwa ia akan, “Tidak memberikan uang dan tidak membuat kompromi dalam upayanya untuk membangun demokrasi, bebas korupsi, terbuka, toleran, dan inklusif Indonesia."

Bagi The Straits Times ini adalah tahun kedelapan memberikan penghargaan kepada individu atau organisasi yang memberikan impak signifikan di Asia setahun terakhir.



Sumber: Investor Daily