Guntur Romli: Kasus Jakfar Shodiq Jadi Alasan Kuat Pembubaran FPI

Guntur Romli: Kasus Jakfar Shodiq Jadi Alasan Kuat Pembubaran FPI
Mohamad Guntur Romli ( Foto: PSI )
Yustinus Paat / AMA Jumat, 6 Desember 2019 | 12:46 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Intelektual muda Nahdlatul Ulama (NU) Mohamad Guntur Romli menilai, ujaran anggota Front Pembela Islam (FPI), Jakfar Shodiq yang menghina Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin dengan sebutan 'ustadz babi' memperkuat alasan pembubaran organisasi masyarakat tersebut.

Guntur Romli pun memberikan apresiasi kepada aparat kepolisian yang dengan cepat menangkap Jakfar Shodiq untuk mengantisipasi gesekan di bawah.

"Kita apresiasi Polri yang cepat menangkap Jakfar Shodiq untuk mengantisipasi gesekan di bawah karena Shodiq memaki KH Ma'ruf Amin yang merupakan ulama sepuh yang sangat dihormati dengan jutaan pengikut dan kini sebagai wakil presiden," ujar Guntur Romli dalam keterangan tertulis yang diterima Beritasatu.com di Jakarta, Jumat (6/12/2019).

Kasus Jakfar Shodiq, kata Guntur Romli, merupakan kasus kesekian kalinya yang dilakukan oleh tokoh dan pengikut FPI yang terlibat kasus kekerasan, penganiayaan, dan penyebaran kebencian. Karena itu, kata dia, sudah seharusnya pemerintah tidak boleh memperpanjang izin FPI.

"Harusnya Pemerintah membubarkan FPI karena organisasi ini berisi tokoh dan pengikut yang identik dengan kekerasan dan pelanggaran hukum, sebut saja Imam Besarnya Rizieq Syihab yang pernah masuk penjara dua kali, juga Munarman, Novel Bamukmin, Bahar Smith dan lain-lain," ungkap dia.

Lebih lanjut, Guntur Romli meminta pemerintah lebih tegas lagi menindak terkait ceramah keagamaan yang berisikan ujaran kebencian dan fitnah.

"Pemerintah lebih tegas lagi menindak ceramah-ceramah keagamaan yang disalahgunakan untuk penyebaran kebencian, adu domba isu SARA dan fitnah," pungkas Guntur Romli.

 



Sumber: BeritaSatu.com