PDIP Akan Gelar Rakernas Terbesar Bahas Haluan Negara dan Pilkada

PDIP Akan Gelar Rakernas Terbesar Bahas Haluan Negara dan Pilkada
DPP PDI Perjuangan menggelar konferensi pers persiapan Rakernas dan HUT Partai pada 10-12 Januari 2020, di Kantor Pusat Partai di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (11/12/2019). Hadir (dari kiri ke kanan), Ketua DPP PDIP Mindo Sianipar, Ketua Bappilu Bambang Wuryanto, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Ketua DPP Djarot Saiful Hidayat, dan Wasekjen Sadarestuwati. ( Foto: Markus Sihalolo / Markus Sihalolo )
Markus Junianto Sihaloho / MPA Rabu, 11 Desember 2019 | 16:37 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyatakan pihaknya menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I sekaligus peringatan HUT partai ke 47 pada 10-12 Januari 2020, di Jakarta. Rakernas itu disebut akan menjadi yang terbesar sejauh ini.

Rakernas itu akan mengangkat tema "Solid Bergerak Wujudkan Indonesia Negara Industri Berbasis Riset dan Inovasi Nasional" dengan sub tema "Strategi Jalur Rempah dalam Lima Prioritas Industri Nasional untuk Mewujudkan Indonesia Berdikari".

Hasto memastikan peserta Rakernas akan jauh lebih banyak dari yang hadir saat Kongres V PDIP pada Agustus lalu. Sehingga inilah rakernas yang terbesar yang sejauh ini pernah dilaksanakan partai tersebut.

"Rakernas I tersebut akan diikuti oleh 4,731 peserta yang mewakili tiga pilar partai yakni struktural, eksekutif dan legislatif partai. Peserta rakernas akan lebih banyak dibanding peserta kongres lalu," kata Hasto dalam jumpa pers di kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu (11/12/2019).

Lebih banyak, lanjut Hasto, karena selain peserta resmi, akan hadir juga peserta penggembira yang memenuhi arena rakernas.

Jumpa pers itu dihadiri Ketua Bappilu PDIP Bambang 'Pacul' Wuryanto, Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat dan Mindo Sianipar, serta Wasekjen PDIP Sadarestuwati.

Hasto mengatakan, publik sudah tahu bahwa Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengambil inisiatif cerdas mempercepat Kongres V yang seharusnya April 2020 menjadi Agustus 2019. Langkah konsolidasi ini menjadi sebuah model yang kemudian diikuti partai-partai lain di Indonesia.

Karena itu, lanjut Hasto, ketika pelantikan anggota MPR, DPR, dan DPD 1 Oktober, kemudian presiden dan wakil presiden 20 Oktober diikuti dengan pengumuman Kabinet Indonesia Maju, seluruh struktur PDIP sudah siap sebagai pendukung utama Jokowi - Ma'ruf.

Maka dalam Rakernas dan HUT 47 PDIP ini, mereka akan melakukan konsolidasi aspek organisasi yang penting dan strategis. "Ini menjadi momentum konsolidasi tiga pilar partai bersama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin dan seluruh jajaran kementerian terkait kebijakan Indonesia Maju," katanya.

Hasto menambahkan melalui momen Rakernas dan HUT ini, PDIP sebagai partai pemenang pemilu dua kali berturut-turut menyadari akan tanggung jawab terhadap masa depan. Maka salah satu agenda besarnya adalah merumuskan pokok-pokok Haluan Negara.

Apa saja pokok bahasan untuk Haluan Negara itu? Pertama adalah gagasan untuk mengedepankan riset dan inovasi nasional.

Hasto berujar Rakernas diawali dengan mengangkat akar dan sejarah peradaban nusantara melalui jalur rempah, kekayaan spiritualitas bangsa, flora dan fauna sebagai kekayaan hayati nusantara. Semua itu berperan penting di dalam membentuk peradaban nusantara, hingga menggali sumber pangan, bumbu-bumbuan, dan obat-obatan khas nusantara.

"Semua dikaji dengan menempatkan riset dan inovasi sebagai hulu dalam merancang jalan kemakmuran bangsa," ujarnya.

PDIP menyadari bahwa pembahasan Haluan Negara bukan sekadar langkah politik. Namun jalan kebudayaan yang berakar kuat dengan sejarah peradaban bangsa.

"Kami bukan untuk bernostalgia dengan masa lalu, tetapi visioner karena mencakup pandangan 25 tahun, 50 tahun, hingga 100 tahun, serta membumi pada kehendak rakyat Indonesia," ungkap Hasto.

"Kami kontemplasi ideologis. Kembali dengan ucapan Bung Karno bahwa Pancasila itu digalinya dari buminya Indonesia. Haluan negara yang diusung PDIP berakar kuat pada tradisi kebudayaan, dan visioner ke depan," tambahnya.

Selain itu, lanjut Hasto, fokus Haluan Negara lainnya adalah pengembangan industri prioritas mencakup lima bidang. Yakni industri pangan, sandang, papan; bidang pendidikan dan kesehatan; bidang lapangan kerja, sosial dan jaminan sosial; bidang infrastruktur dan lingkungan hidup, serta bidang mental dan rohani (agama, kepercayaan dan kebudayaan).

Di luar soal Haluan Negara itu, peserta rakernas akan membahas pemantapan menghadapi pilkada serentak. Prinsip utamanya adalah PDIP menempatkan proses penguatan kelembagaan dalam menyiapkan calon pimpinan yang menjalankan visi misi partai.

"PDI Perjuangan telah dipercaya rakyat menang pemilu dua kali berturut-turut, karena itu kami akan menyiapkan calon pemimpin untuk masa depan Indonesia," jelasnya.



Sumber: BeritaSatu.com