Diantar 1.000 Relawan, Gibran Daftar Pilwakot Solo

Diantar 1.000 Relawan, Gibran Daftar Pilwakot Solo
Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka (ketiga dari kanan) saat akan berangkat ke Semarang untuk mendaftarkan dirinya sebagai bakal calon Wali Kota Solo Surakarta di kantor Dewan Pengurus Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Kamis (12/12/2019) (Foto: Suara Pembaruan / Stefi Thenu)
Stefi Thenu / HA Kamis, 12 Desember 2019 | 13:03 WIB

Solo, Beritasatu.com - Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka berangkat ke Semarang untuk mendaftarkan dirinya sebagai bakal calon Wali Kota Solo Surakarta di kantor Dewan Pengurus Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Kamis (12/12/2019), dengan tekad untuk menjadikan kota Solo "melompat" lebih maju.

"Kami berkumpul di Graha Sabha tidak hanya mengantar seorang Gibran mendaftarkan ke DPD PDIP Jateng, tetapi karena kami disatukan oleh cita-cita yang sama agar Solo melompat lebih maju," kata Gibran di Graha Sabha Solo sebelum berangkat bersama rombongan relawan menuju Semarang.

Sekitar 1.000 orang relawan pendukung Gibran ikut serta dengan naik 20 bus. Mereka membawa spanduk "Gibran Solo Satu" dan gambar karikatur Gibran. Pada acara pemberangkatan Gibran tersebut terlihat Ibu Negara Iriana Joko Widodo, dan istri Gibran, Selvi Ananda mendampingi keberangkatan Gibran bersama rombongan menuju Semarang.

Saat diterima oleh wakil ketua DPD PDIP Jateng yang juga ketua panitia pendaftaran, Abang Baginda Muhammad Mahfuz Hasibuan, Gibran langsung mengambil dan sekaligus mengembalikan formulir pendaftaran. Gibran harus menunggu cukup lama, karena ada berkas yang belum sempat ditandatanganinya. Setelah menunggu beberapa menit untuk vetifikasi, berkas pendaftaran yang dibawanya, sah dan dinyatakan lengkap.

"Seluruh berkas yang dibawa Mas Gibran kami nyatakan lengkap. Karena tadi ada berkas yang belum ditandatangani makanya harus menunggu. Itu bukti bahwa kami memperlakukan semua pendaftar sama. Tak ada yang diperlakukan berbeda," ujar Baginda.

Usai mendaftar, Gibran kepada pers menyatakan terima kasih kepada panitia dan DPD PDIP yang telah menerima dirinya untuk mendaftar.

"Kami ingin Solo melompat lebih maju. Kami tidak lagi berbicara masalah perubahan, tetapi bicara masalah lompatan, berkecepatan. Solo melompat agar masyarakat lebih sejahtera," ucap Gibran.

Menjawab pertanyaan tentang pendaftaran ke DPD, Gibran mengaku bahwa sejak awal dirinya telah memohon izin dan berkomunikasi dengan Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo.

"Sebelum mendaftar saya sudah matur Pak Rudi. Beliau orang pertama yang saya sowani kalau saya mau nyalon wali kota Solo. Bahkan beliau juga yang kasih arahan untuk urus KTA PDIP, jadi hubungan saya dengan Pak Rudi baik-baik saja," ujar Gibran.

Di depan pendukungnya, Gibran juga menyatakan terima kasih atas dukungan.

"Dukungan kalian semua akan saya catat sebagai utang akan saya bayar lunas dengan menyejahterakan masyarakat Solo. Saya tak bisa membalas dengan materi, tapi lompatan dan percepatan agar Solo menjadi lebih baik dari sekarang," tegas Gibran.

Kehadiran Gibran tampak didampingi penasihat sipiritual yakni Hasan Musela. Tokoh agama Solo itu ikut mendoakan agar Gibran mendapat rekomendasi partai untuk kelak memimpin Solo. 



Sumber: Suara Pembaruan