Presiden Tegaskan Pencalonan Gibran Bukan Penunjukan

Presiden Tegaskan Pencalonan Gibran Bukan Penunjukan
Gibran Rakabuming Raka. ( Foto: Antara / Aprillio Akbar )
Carlos KY Paath / YUD Kamis, 12 Desember 2019 | 15:10 WIB

Bekasi, Beritasatu.com  – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menepis tudingan sedang membangun dinasti politik. Hal ini menyusul majunya putra sulungnya Gibran Rakabuming Raka sebagai bakal calon wali kota Solo, Jawa Tengah.

Selain itu, mantunya, Bobby Nasution berniat mencalonkan diri dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan, Sumatera Utara. Menurut Presiden, pemilihan kepala daerah (pilkada) merupakan kompetisi bukan penunjukan. Presiden meminta hal tersebut dibedakan.

“Kompetisi bisa menang bisa kalah. Terserah rakyat yang memiliki hak pilih. Siapapun punya hak pilih dan dipilih. Ini kompetisi bukan penujukan. Beda. Tolong dibedakan,” kata Presiden di KM 38 Tol Layang Jakarta-Cikampek II, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (12/12/2/2019).

Presiden tidak berkomentar lebih lanjut ketika ditanyakan keputusan Gibran mendaftar menjadi bakal calon wali kota Solo. “Sudah saya sampaikan bolak balik bahwa itu sudah menjadi keputusan (Gibran). Tanyakan langsung ke anaknya,” tegas Presiden. 

Saat ditanya soal politik dinasti karena sang menantu yakni Bobby Nasution juga dikabarkan mencalonkan diri dalam Pilkada 2020, Jokowi menyatakan bahwa siapa pun warga negara memiliki hak yang sama untuk dipilih maupun memilih.

Sebelumnya, putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Wali Kota Surakarta dalam Pilkada 2020.



Sumber: Suara Pembaruan