PKPI Buka Peluang Koalisi di Pilkada Serentak 2020

PKPI Buka Peluang Koalisi di Pilkada Serentak 2020
Ketua Umum PKPI Diaz Faisal Malik Hendropriyono. (Foto: Suara Pembaruan/Carlos Roy Fajarta)
Yustinus Paat / FER Jumat, 13 Desember 2019 | 18:51 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Diaz Hendropriyono, menegaskan, partainya tidak akan mengusung mantan terpidana kasus korupsi atau eks koruptor maju sebagai calon kepala daerah pada Pilkada Serentak 2020.

"Kami enggak ada mantan napi yang dimajukan sebagai kepala daerah. Sudah pasti kami 'bersih' (dari korupsi)," kata Diaz usai menghadiri acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Nasional 2019 PKPI di Hotel Mercure, Jakarta, Jumat (13/12/2019).

Diaz mengatakan, calon kepala daerah yang akan diusung PKPI, nantinya akan melewati tiga kali uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) untuk memastikan kredibilitas dan loyalitas calon maju Pilkada.

"Kami sudah lakukan fit and proper test. Sudah kita lakukan tiga kali untuk memastikan bahwa yang bersangkutan memiliki kredibilitas dan loyalitas terhadap partai," ucap Diaz.

Lebih lanjut, Diaz juga menyebut tak menutup kemungkinan jika PKPI akan berkoalisi dengan partai lain untuk mengusung calon kepala daerah.

"Pasti akan jadi patokan juga, tapi kan koalisi kalau di daerah lebih cair ya dari di pusat. Tapi prinsip PKPI gitu," tandas Diaz.



Sumber: BeritaSatu.com