Islah Pengurus PPP Jadi Kenyataan di Ajang Mukernas

Islah Pengurus PPP Jadi Kenyataan di Ajang Mukernas
Ilustrasi (Foto: Istimewa)
Markus Junianto Sihaloho / FER Sabtu, 14 Desember 2019 | 19:06 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Islah Pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan pengurus versi Muktamar Jakarta yang dipimpin duet Humphrey Djemat-Sudarto tampaknya menjadi kenyataan saat pelaksanaan Mukernas PPP, di Grand Sahid Jaya Hotel, di Jakarta, Sabtu (14/12/2019).

Sekjen PPP versi Muktamar Jakarta, Sudarto, tampak hadir di arena mukernas. Bahkan dirinya sempat disapa dengan baik oleh Ketua Panitia Mukernas, Ahmad Baidlowi, saat berpidato resmi.

Sekjen PPP, Arsul Sani, menyatakan, kehadiran Sudarto bersama dengan beberapa pengurus versi Muktamar Jakarta telah menunjukkan persatuan tersebut.

"Memang belum sepenuhnya hadir, tapi sebenarnya semua kami undang. Hanya memang ada yang berhalangan. Seperti Pak Ahmad Muqowam tadi telepon saya, beliau ada di luar kota. Jadi kirim salam saja," kata Arsul.

Sudarto mengatakan, islah merupakan sebuah kebutuhan bagi PPP. Sebab, hasil pemilu 2019 lalu dimana perolehan suara partainya makin menurun, adalah sebuah peringatan bagi semua pihak.

"Semua kader PPP ditegur bahwa sudah saatnya kita harus memikirkan PPP ke depan ini supaya lebih baik. PPP ini partainya umat, mari merapatkan barisan untuk membesarkan PPP, itu menjadi kewajiban kita semua," kata Sudarto.

Sudarto memastikan, islah itu tanpa syarat apapun. Sesuai ajaran agama, islah itu seharusnya lahir dari hati ikhlas dengan niat tulus demi membesarkan partai.

"Justru kemudian kita disyaratkan bagaiamana PPP kembali bangkit dan besar, siap menyongsong pemilu 2024," imbuh Sudarto.



Sumber: BeritaSatu.com