Nasdem Tidak Permasalahkan Majunya Gibran di Pilwalkot Solo
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Nasdem Tidak Permasalahkan Majunya Gibran di Pilwalkot Solo

Senin, 16 Desember 2019 | 07:48 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / CAH

Pekanbaru, Beritasatu.com - Partai Nasdem melalui Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Nasdem, Ahmad Ali, angkat bicara terkait majunya putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka di Pilkada 2020. Seperti diketahui, Gibran secara resmi telah mendaftarkan diri sebagai bakal calon wali kota Solo.

"Kita tanya masyarakat, kalau masyarakat menghendaki anaknya Jokowi jadi pimpinan, jadi wali kota atau bupati, lalu harus bagaimana kemudian Partai Nasdem membatasi kehendak rakyat," kata Ahmad Ali ketika dijumpai sesaat setelah rapat konsolidasi Partai Nasdem se-Provinsi Riau, Minggu (15/12/2019) malam.

Ahmad Ali menilai, sejauh ini tidak ada yang salah terkait majunya Gibran di Pilwalkot Solo. Terlebih, jika ada yang melontarkan pernyataan yang dihubung-hubungkan dengan politik dinasti.

"Dinasti bagaimana, karena dia anaknya Jokowi? kalau kita permasalahkan sekali lagi rekam jejaknya. Kalau kemudian kehendak masyarakat mendorongnya maju, dan dia punya gagasan dan cita-cita terus apa masalahnya," ujar Ahmad Ali.

Namun demikian, dirinya mengingatkan agar majunya Gibran jangan sampai menggunakan fasilitas negara, termasuk aparatur sipil negara di dalamnya. Apapun alasannya, penggunaan fasilitas negara oleh keluarga pejabat negara untuk kepentingan pilkada tidak dibenarkan.

"Yang salah adalah ketika dia menggunakan fasilitas negara untuk mencalonkan. (misalnya) Jokowi memerintahkan polisi untuk kemudian memenangkan anaknya, itu masalah itu. Pasti kita semua menolak itu," ucapnya.

Partai Nasdem sendiri terus melakukan konsolidasi dalam menghadapi Pilkada serentak 2020 mendatang. Kali ini, Partai Nasdem melakukan Safari konsolidasi keliling Pulau Sumatera. Wilayah yang pertama dikunjungi yakni Provinsi Bengkulu dan dilanjutkan ke provinsi lainnya. Diantaranya provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Riau dan Kepulauan Riau.

Rangkaian kegiatan konsolidasi itu dilakukan dalam rangka memperkuat infrastruktur partai. Rencananya, Nasdem akan mengkonsolidasikan seluruh infrastruktur partai tingkat DPW dan DPD hingga ranting di seluruh Indonesia.

Konsolidasi itu sendiri dipimpin Wakil Ketua Umum DPP Partai Nasdem Ahmad Ali dan didampingi sejumlah pengurus DPP Partai Nasdem. Diantaranya Ketua Bidang Teritorial Sumatera II DPP Partai Nasdem Willy Aditya, Ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik DPP Partai Nasdem, Charles Meikyansah, Ketua Umum Garnita Malahayati Nasdem Indira Chunda Thita Syahrul Yasin Limpo dan Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga DPP Partai NasDem Moh Haerul Amri



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BERITA LAINNYA

Survei: Elektabilitas PDIP-PSI Unggul di DKI, PKS Terancam

Lembaga survei Jakarta Research Center (JRC) menyebutkan, elektabilitas PDIP dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menduduki posisi teratas di DKI Jakarta

POLITIK | 18 September 2021

Analis KSP Usul Periode Jabatan DPR Dibatasi

Menurut Karyudi, jika eksekutif periode jabatannya sudah dibatasi hanya sampai dua periode, mengapa tidak dengan legislatif yakni DPR/DPRD juga demikian.

POLITIK | 18 September 2021

Imelda Sari Klaim Kinerja Anggota DPR dari Demokrat Efektif Serap Aspirasi

Politikus Partai Demokrat, Imelda Sari mengeklaim kinerja anggota DPR dari Fraksi Demokrat efektif, terutama dalam menyerap aspirasi masyarakat.

POLITIK | 18 September 2021

Jufry Lumintang Beberkan Syarat UMKM Bangkit Lebih Cepat

Menurut Jufri terdapat dua syarat agar UMKM dapat kembali segera bangkit setelah kasus aktif Covid-19 menurun selama beberapa pekan terakhir.

POLITIK | 18 September 2021

Ahmad Riza Patria Bakal Jadi Kuda Hitam di Pilgub DKI 2024

Survei JRC menyebutkan, Risma, Anies Baswedan, dan Ahmad Riza Patria bakal bersaing di Pilgub DKI 2024 namun Ariza dipredikasi jadi kuda hitam

POLITIK | 18 September 2021

Formappi Apresiasi Krisdayanti Beberkan Gaji Anggota DPR

Peneliti Formappi, Lucius Karus mengapresiasi Anggota DPR dari Fraksi PDIP, Krisdayanti yang membeberkan gaji anggota DPR senilai ratusan juta rupiah.

POLITIK | 18 September 2021

Masinton Bantah Krisdayanti Ditegur Fraksi PDIP Soal Blak-blakan Gaji Anggota DPR

Anggota DPR dari Fraksi PDIP, Masinton Pasaribu membantah fraksinya menegur Krisdayanti yang blak-blakan soal gaji anggota DPR. Fraksi PDIP justru apresiasi.

POLITIK | 18 September 2021

PSI: Berkinerja Buruk, Tunjangan DPR Seharusnya Dipotong

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengaku sudah lama mempertanyakan banyaknya tunjangan yang diterima oleh anggota DPR RI.

POLITIK | 18 September 2021

Pengamat: Pengerahan Massa AHY di PTUN Adalah Tindakan Primitif

Menurut Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas pengerahan massa AHY ke PTUN merupakan tindakan yang primitif.

POLITIK | 18 September 2021

MPR: Tak Perlu Khawatir Berlebih Terkait Amendemen UUD 1945

Ketua MPR, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan tak perlu ada kekhawatiran berlebihan terkait amendemen UUD 1945 terbatas untuk menghadirkan PPHN.

POLITIK | 17 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Sonny Tulung


# Vaksinasi Covid-19


# Ideologi Transnasional


# Lucinta Luna



TERKINI
Krisis Chip, GM Pangkas Pengiriman 200.000 Kendaraan di Semester II

Krisis Chip, GM Pangkas Pengiriman 200.000 Kendaraan di Semester II

OTOMOTIF | 12 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings