Wiranto: Wantimpres Bantu Sempurnakan Misi Kenegaraan Presiden

Wiranto: Wantimpres Bantu Sempurnakan Misi Kenegaraan Presiden
Wiranto. (Foto: Antara)
Robertus Wardy / WBP Senin, 16 Desember 2019 | 14:52 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Jenderal TNI (Purn) Wiranto mengemukakan Wantimpres hadir untuk membantu menyempurnakan visi dan misi kenegaraan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Wantimpres akan memanfaatkan ruang kosong dalam memberikan pertimbangan ke presiden.

"Tugas Wantimpres tidak mudah karena Presiden jalankan misi negara. Memang sudah dilengkapi isntrumen yang cukup lengkap, mulai menteri yang juga banyak. Ada kepala lembaga, Panglima TNI, Kapolri, BIN, staf ahli yang sekarang ada 14 orang. Sehingga masukan kepada presiden cukup lengkap. Tapi kita berharap dari pengalaman bapak dan ibu yang sudah dijalani kita bisa cari ruang kosong untuk beri pertimbangan, sempurnakan misi kenegaraan Beliau. Saya yakin bisa dilaksanakan," kata Wiranto dalam acara serahterima jabatan Wantimpres di kantor Wantimpres, Jakarta Pusat, Senin (16/12/2019).

Ia menjelaskan sesuai UUD, tugas dan misi penting Presiden adalah melindungi segenap bangsa Indonesia, mencerdaskan seluruh masyarakat Indonesia, memajukan kesejahteraan umum dan ikut dalam menjaga perdamaian dunia. Wantimpres hadir untuk memberi masukan dalam mewujudkan misi-misi besar tersebut.

Selaku mantan Menko Polhukam, dirinya sudah mengenal baik pribadi Presiden Jokowi. Dia juga mengenal baik apa-apa yang menjadi fokus dan cita-cita yang ingin dicapai Presiden Jokowi. "Beliau sangat perhatikan peningkatan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang jadi human capital. Bukan hanya sebagai satu tenaga kerja dengan kualitas rendah tapi tenaga kerja dengan kualitas sangat tinggi. Beliau juga ingin reformasi birokrasi yang benar-benar membumi. Beliau ingin berantas korupsi, ingin teknologi terbaru harus kita segera miliki karena kuta berpacu dengan waktu. Masih banyak hal lagi. Ini semua menjadi kehendak, keinginginan dan harapan presiden. Wantimpres membantu mencapai keinginan- keinginan itu," ujar Wiranto yang juga pendiri Partai Hanura.

Sementara anggota Wantimpres Tahir mengemukakan akan mendorong Wantimpres untuk fokus dalam lima hal dalam memberi masukan ke presiden. Pertama, Wantimpres fokus bahas masalah investasi dan harus sampai di daerah. Investasi tidak hanya soal banyaknya modal masuk Indonesia tetapi juga investasi yang bisa menciptakan lapangan kerja.

Kedua, reformasi pendidikan. Titik berartnya adalah terkait vokasionalisasi yaitu hubungan antara ilmu pengetahuan dengan dunia kerja. Jadi ada link and macth antara kampus dengan dunia kerja. Ketiga, masalah swasembada pangan dan energi. Keempat, upaya memberantas kemiskinan. Dalam lima tahun kedepan, angka kemiskinan harus turun drastis. Bila perlu sampai nol persen.

Kelima, bagaimana BUMN mendapatkan nilai tambah. Alasannya BUMN adalah pilar ekonomi Indonesia. "Dengan ijin pak Ketua, saya minta supaya fokus ke beberapa hal ini. Nanti mungkin bisa dibagi-bagi ke anggota lain karena ada sembilan orang. Saya sendiri mau fokus di investasi," ujar Tahir.



Sumber: Suara Pembaruan