PPP Beri Sumbangan Rp 500 Juta untuk Banjir Jabodetabek

PPP Beri Sumbangan Rp 500 Juta untuk Banjir Jabodetabek
Sekjen DPP, Arsul Sani (kiri) menyerahkan secara simbolik bantuan untuk perwakilan korban banjir dari Jakarta Utara dan Bekasi di Kantor DPP PPP, Jakarta pusat, Sabtu (4/1/2020). ( Foto: Beritasatu Photo / Yustinus Paath )
Yustinus Paat / WBP Minggu, 5 Januari 2020 | 07:20 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggelar potong tumpeng ulang tahun atau hari lahar (harlah) partai ke-47 di Kantor DPP PPP, Jakarta Pusat, Sabtu (4/1/2020). Dalam momen ini, secara simbolis PPP menyerahkan bantuan Rp 500 juta kepada perwakilan korban banjir dari Jakarta Utara dan Bekasi.

Sekjen PPP Arsul Sani menyebutkan anggota DPR dari PPP dan para pengurus antusias menyalurkan sumbangan untuk korban banjir di Jabodetabek dalam beberapa hari ini. "Sudah lebih Rp 300 juta yang terkumpul, namun jika ditambah dengan berkomitmen untuk menyumbangkan, jumlahnya mencapai Rp 500 juta," kata Arsul Sani.

Arsul gembira PPP bisa mengumpulkan dana sebesar itu hanya dalam waktu dua hari. Padahal saat ini jumlah anggota DPR dari PPP hanya berjumlah 19 orang, atau turun dari periode sebelumya yang sebanyak 39 orang.

"Kami sangat gembira, di saat jumlah anggota DPR dari PPP hanya 19 orang, namun bisa mengumpulkan dana sebesar ini hanya dalam waktu dua hari. Sumbangan ini selain dari anggota Fraksi PPP di DPR, juga berasal dari pengurus PPP lainnya," ungkap Arsul Sani.

Sementara Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa, Harlah PPP selalu jatuh setiap tanggal 5 Januari. Harlah menurutnya adalah momen untuk meningkatkan syukur, khususnya atas eksistensi PPP hingga saat ini.

Suharso merencanakan puncak peringatan Harlah 47 PPP akan digelar di Yogyakarta di bulan mendatang. "Kami merencanakan menggelar Harlah ke-47 di Yogyakarta secara kolosal. Sedangkan Harlah ke-48, tahun depan di Sumatera, kotanya belum ditentukan. Harlah ke-49 akan digelar di Sulawesi. Sedangkan ke-50 dan ini penting akan digelar di Bandung dengan semangat 'Maribung Rebut Kembali',' jelas Suharso Monoarfa.

Sementara terkait pelaksanaan Harlah di Yogyakarta, Suharso menyebut bahwa ini adalah momen yang tepat untuk memperkuat PPP di Yogyakarta setelah mengalami banyak penurunan suara pada Pemilu 2019 lalu. Beberapa periode belum ada wakil PPP dari Dapil Yogyakarta dan jumlah anggota DPRD di wilayah itu mengalami penurunan. "Kami merencanakan untuk menggelar Harlah PPP di Yogyakarta untuk memperkuat kembali PPP di Yogyakarta," jelas Suharso Monoarfa.



Sumber: BeritaSatu.com