Di Sela Rakernas PDIP, Risma Tetap Pantau Kondisi Surabaya Lewat Tablet

Di Sela Rakernas PDIP, Risma Tetap Pantau Kondisi Surabaya Lewat Tablet
Di sela rakernas PDIP, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memantau fasilitas di daerahnya lewat aplikasi dari sebuah tabletnya. ( Foto: Suara Pembaruan/Markus Junianto Sihaloho )
Markus Junianto Sihaloho / CAH Sabtu, 11 Januari 2020 | 17:18 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Tri Rismaharini, tak otomatis meninggalkan pekerjaannya sebagai Wali Kota Surabaya, walau sedang berada di Kompleks JIExpo, Kemayoran, Jakarta, mengikuti Rakernas I PDIP.

Risma sempat mengunjungi stan pameran rempah di lokasi rakernas. Usai itu, wali kota tercinta warga Surabaya itupun mengunjungi tenda Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP. Dinikmatinya seporsi makan siang di situ lengkap dengan buah-buahan yang disediakan.

Tiba-tiba, Risma mengeluarkan sebuah tablet dan menggeser tempat duduknya agar lebih rapat dengan meja. Risma membuka sebuah aplikasi dan login ke akunnya.

"Mau ngecek kantor dan Surabaya dulu," kata Risma kepada wartawan yang langsung tertarik dengan aktivitasnya itu.

Dia lalu menerangkan bahwa aplikasi yang dibukanya terhubung dengan puluhan ribu kamera CCTV yang tersebar di berbagai wilayah di Surabaya. Termasuk semua ruangan perkantoran, balai-balai milik pemerintahan, hingga ruang kerja penjaga pintu air.

"Semua bisa dipantau dari sini. Yang kerja dan tidak bekerja bisa ketahuan," ujar Risma.

Dia lalu mengecek langsung kondisi sejumlah fasilitas umum seperti pompa air, jalan-jalan di Surabaya, mesjid, gereja, sekolah, dan sebagainya.

"Ini mau lihat pompa air dulu," imbuhnya.

Sistem itu dibangun oleh aparat Pemda Surabaya, bukan dibeli ke perusahaan teknologi dunia yang banyak menjajakan sistem sejenis.

"Lah itu mereka kan sudah sekolah tinggi-tinggi. Buat apa sekolah tinggi-tinggi kalau tak bisa membangun seperti ini? Ya bisa," kata Risma.

Canggihnya sistem itu bahkan memiliki teknologi pengenalan wajah (face recognition) dan gestur. Sehingga pelaku pelanggaran hukum bisa langsung dikenal karena database kependudukan yang dikelola pihaknya bersifat aktual.

Sistem seperti ini yang membuat Risma bisa memantau dari jauh sekalipun. "Saya kan sering tugas lain keluar daerah. Maka ini mempermudah saya mantau. Tetap bisa kerja walau dari jauh, ya seperti ini," ujarnya.

Dampak positifnya, birokrasi Pemkot Surabaya juga bisa bekerja maksimal sesuai dengan tugas, pokok, dan fungsi (Tupoksi).

Risma sedang mengikuti rakernas I 2020 PDIP yang berlangsung sejak kemarin di Kemayoran. Dalam pidatonya di pembukaan acara, Ketua Umum Megawati Soekarnoputri sempat mengucapkan terima kasih kepada para kepala daerah dari PDIP yang berprestasi melaksanakan perintah partai. Salah satu yang disebut adalah Risma.



Sumber: BeritaSatu.com