OTT Wahyu, KPU Pastikan Komitmen Berantas Korupsi Tidak Surut

OTT Wahyu, KPU Pastikan Komitmen Berantas Korupsi Tidak Surut
Ilustrasi KPU ( Foto: istimewa )
Yustinus Paat / WBP Selasa, 14 Januari 2020 | 17:00 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisioner KPU Viryan menegaskan bahwa komitmen lembaganya dalam pemberantasan korupsi tidak pernah surut pascasalah satu anggota KPU Wahyu Setiawan ditangkap KPK dalam kasus suap proses penetapan penggantian antarwaktu (PAW) anggota DPR. Menurut Viryan, kasus Wahyu Setiawan tidak terkait sama sekali dengan kebijakan atau keputusan KPU.

"Komitmen KPU terhadap pemberantasan korupsi tidak pernah surut. Misalnya kita sedang merampungkan tindaklanjut putusan Mahkamah Konstitusi terkait dengan mantan napi korupsi yang harus ada jeda 5 tahun. Kami fokus menyelesaikan itu," ujar Viryan di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta, Selasa (14/1/2020).

Selain itu, kata Viryan, pihaknya akan melakukan perbaikan internal dan meningkatkan kewaspadaan secara terukur. KPU sedang merampungkan juknis atau petunjuk teknis yang substansinya untuk mendeteksi, sekaligus memberikan penjelasan, panduan, perilaku bagi penyelenggara Pemilu untuk Pilkada serentak 2020.

"Prinsipnya kita lebih bekerja secara sistemik. Penyelesaian secara emosional, itu tidak meningkatkan kapasitas lembaga. Kami fokus meningkatkan kualitas penyelenggaraan dan penyelenggara. Kualitas penyelenggaraan terjamin dan kualitas penyelenggara terjaga," ungkap Viryan.

Seperti diberitakan, KPK menetapkan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan; caleg PDIP, Harun Masiku; mantan anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina dan seorang swasta bernama Saeful sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait PAW anggota DPR.

Wahyu dan Agustiani diduga menerima suap dari Harun dan Saeful dengan total sekitar Rp 900 juta. Suap itu diduga diberikan kepada Wahyu agar Harun dapat ditetapkan oleh KPU sebagai anggota DPR menggantikan caleg terpilih dari PDIP atas nama Nazarudin Kiemas yang meninggal dunia.

Tiga dari empat tersangka kasus ini telah mendekam di sel tahanan. Sementara, tersangka Harun Masiku masih dalam perburuan tim KPK.



Sumber: BeritaSatu.com