Pansus Jiwasraya Dinilai Perlu Dibentuk

Pansus Jiwasraya Dinilai Perlu Dibentuk
Adi Prayitno.
Yeremia Sukoyo / JAS Rabu, 15 Januari 2020 | 10:10 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Adi Prayitno, menilai, Panitia Khusus (Pansus) Jiwasraya di DPR perlu dibentuk untuk membantu menelusuri dan mengetahui ke mana saja aliran dana korupsi tersebut berlabuh.

Sebagaimana diketahui, aparat penegak hukum, dalam hal ini Kejaksaan Agung (Kejagung) bergerak cepat dalam menuntaskan kasus asuransi PT Jiwasraya yang diduga merugikan negara triliunan rupiah. Terakhir, penyidik Kejagung bahkan telah menetapkan lima orang tersangka yang diduga terkait kasus Jiwasraya.

Pascakasus itu bergulir saat ini muncul keinginan kuat dari sejumlah fraksi DPR untuk membentuk Panitia Khusus (Pansus) Jiwasraya. Wacana pembentukan Pansus pun disebut-sebut telah didukung oleh lima fraksi yang ada di DPR.

"Pansus Jiwasrawa perlu dibentuk untuk menyelidiki dan mengungkap aliran dana korupsi," kata Adi Prayitno, Rabu (15/1/2020) di Jakarta.

Menurutnya, selain langkah hukum, dalam kasus Jiwasraya juga perlu dilakukan langkah politik. Mengingat kasus itu diduga kuat telah merugikan keuangan negara yang cukup besar dan disebut-sebut berdampak sistemik.

"Pansus kan proses politik di DPR yang bisa merekomendasikan bagaimana upaya menyelamatkan keuangan negara serta bagaimana menyehatkan Jiwasraya kembali," ucapnya.

Wakil Ketua Komisi VI DPR, Martin Manurung, ketika dikonfirmasi, menegaskan, sampai dengan saat ini fraksinya, yakni Fraksi Nasdem mendukung pembentukan Pansus Jiwasraya. Bahkan Fraksi Nasdem sendiri meminta masukan dari para ahli terkait kasus tersebut.

"Fraksi Nasdem mendukung Pansus Jiwasraya. Kami meminta masukan dari pakar dan berbagai pihak tentang Jiwasraya agar semakin mendalami masalah ini sebelum menggulirkan Pansus," kata Martin.

Sebelumnya, dalam kasus Jiwasraya, penyidik Kejagung telah menetapkan lima tersangka. Mereka yakni mantan Dirut Jiwasraya Hendrisman Rahim, Komisaris PT Hanson International Benny Tjokrosaputro, mantan Direktur Keuangan PT Jiwasraya Hary Prasetyo, Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Heru Hidayat serta mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya Syahmirwan.

 



Sumber: Suara Pembaruan