Setelah ke KPU dan Dewas KPK, Tim Hukum PDIP Konsultasi ke Dewan Pers

Setelah ke KPU dan Dewas KPK, Tim Hukum PDIP Konsultasi ke Dewan Pers
Tim Hukum DPP PDI Perjuangan (PDIP) mendatangi kantor Dewan Pers di Jakarta Pusat, Jumat, 17 Januari 2020, untuk melakukan audiensi dan konsultasi. ( Foto: Istimewa )
Asni Ovier / AO Jumat, 17 Januari 2020 | 11:36 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Tim Hukum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mendatangan kantor Dewan Pers, di Jakarta Pusat, Jumat (17/1/2020), untuk melakukan audiensi dan konsultasi.

Tim Hukum DPP PDIP dipimpin oleh Ketua Tim I Wayan Sudirta bersama dengan Ketua Tim Pengacara Teguh Samudra. Kunjungan ke Dewan Pers ini adalah kelanjutan dari kegiatan sebelumnya.

Kemarin, Kamis (16/1/2020), Tim Hukum PDIP menemui sejumlah lembaga,, seperti KPU dan Dewan Pengawas KPK. Tujuan mereka untuk mempertanyakan sekaligus mengklarifikasi sejumlah hal teknis yang masuk dalam framing pemberitaan oleh sejumlah media massa dalam kasus dugaan suap yang melibatkan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan.

I Wayan Sudirta tak banyak berbicara kepada wartawan saat tiba di Gedung Dewan Pers ketika ditanyai soal maksud kedatangan. "Audiensi," kata Sudirta.

Sementara, Teguh Samudra menyatakan, kehadiran pihaknya bukan hendak mengadukan sejumlah media massa. Pihaknya justru ingin berkonsultasi kepada Dewan Pers soal bagaimana mendudukkan media massa secara baik sehingga demokrasi berjalan dengan baik serta sesuai fakta.

"Bukan bukan melaporkan media, kita tidak pernah ada benturan dengan media. Kita ingin mendudukkan," kata Teguh.



Sumber: Suara Pembaruan