Pebisnis Miliki Peluang Jadi Presiden

Pebisnis Miliki Peluang Jadi Presiden
Reni Suwarso ( Foto: istimewa )
Willy Masaharu / WM Rabu, 15 Januari 2020 | 18:20 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Director Institute for Democracy, Security, and Strategic Studies Universitas Indonesia Reni Suwarso berpendapat, pebisnis memiliki peluang untuk menjadi presiden.

“Jokowi sudah membuktikan,” katanya, kepada SP, di Jakarta, Rabu (15/1/2020).

Reni menduga, Jokowi sekadar membuat sensasi dan ingin membuat pengusaha muda senang dengan komentar-komentar itu.

Namun, kata Reni, untuk menjadi presiden bukanlah hal mudah.

“Pebisnis harus memiliki kendaraan politik, dapat dukungan di DPR. Erick Thohir lebih cerdik. Dia mendekat ke partai yang sudah membuktikan sebagai King Maker untuk 3 Presiden Indonesia. Sementara, Sandiaga Uno malah mendekat ke partai yang selalu gagal menjadi King Maker,” katanya.

Reni berpendapat, jadi presiden saat ini harus memiliki pesan yang jelas.

“Pesan dikaitkan dengan ideologi, posisi politik dan program kerja. Ini juga terkait dengan pembelahan yang terjadi di masyarakat, apalagi Pemilu 2019 menyisakan luka yang dalam,” katanya.

Selain itu, lanjut reni, pebisnis perlu punya nama yang dikenal dan dipercaya.

“Kalau cuma top di media sosial tapi tidak terbukti kerja-kerjanya mana bisa dipercaya? Ketika jadi pengusaha hanya mau dapat untung tanpa berusaha maksimal meningkatkan kesejahteraan karyawan ya susah,” katanya.

Reni melanjutkan, Erick Thohir dan Sandiaga Uno punya dana besar, mungkin cukup untuk membiayai kampanye. Tapi pemilih tidak memilih karena uang.

Lainnya, sebut Reni, calon presiden harus mampu membaca situasi dan kondisi politik dengan tepat.

“Rekam jejak keduanya (Erick Thohir dan Sandiaga Uno) di bidang politik mungkin masih dini. Tapi kalau keduanya mau mempersiapkan diri dengan baik, siapa tahu," katanya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi membuat pernyataan mengejutkan orang-orang yang hadir pada acara Pengurus Pusat Hmpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), di Jakarta, Rabu (15/1/2020).

Presiden menyebutkan Sandiaga S Uno sebagai kandidat calon presiden (capres) 2024.

"Yang hadir di sini adalah kandidat, yang kemungkinan besar akan menggantikan saya. Saya meyakini itu, tetapi saya tidak menyebutkan siapa orangnya. Hanya, tadi saja yang berdiri. Kira-kira," kata Presiden Jokowi saat berpidato pada acara tersebut.

Pada awal pidatonya, Presiden Jokowi menyapa peserta dan undangan, mulai dari pimpinan MPR hingga para menteri, pengurus Hipmi dan mantan ketua Hipmi, salah satunya Sandiaga.

"Yang saya hormati, senior-senior Hipmi, mantan ketua umum yang tidak bisa sebutkan satu per satu. Yang hapal hanya satu, Bapak Sandiaga Uno," kata Jokowi.

Mendapat sapaan dari Presiden Jokowi, Sandiaga langsung berdiri yang diiringi tepuk tangan para anggota Hipmi yang hadir.


"Hati-hati 2024," kata Jokowi yang langsung disambut riuh teriakan anggota Hipmi.



Sumber: Suara Pembaruan