Konsisten Menjaga Persatuan Bangsa, Lima Tokoh Diberi Penghargaan oleh Wartawan Katolik

Konsisten Menjaga Persatuan Bangsa, Lima Tokoh Diberi Penghargaan oleh Wartawan Katolik
Para wartawan anggota Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI) berfoto bersama tokoh-tokoh yang hadir, antara lain Ketua KPK Firli Bahuri dan Kepala BNN Komjen Heru Winarko, dalam acara Buka Tahun Bersama 2020 di gedung Dwi Warna Lemhannas, Jakarta, Jumat, 17 Januari 2020. ( Foto: Suara Pembaruan / Asni Ovier DP )
Asni Ovier / AO Sabtu, 18 Januari 2020 | 07:53 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI) memberikan penghargaan kepada lima tokoh yang dinilai terlibat aktif dalam membangun nilai-nilai Pancasila. Lima tokoh itu dinilai konsisten menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia sesuai dengan bidang masing-masing.

Penghargaan "Terima Kasihku Kepadamu 2020" itu diberikan oleh Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI) dan diberikan pada acara Buka Tahun Baru Bersama Ke-15 2020. Acara bertema "Mewujudkan Persatuan Indonesia dengan Kehendak Baik" itu berlangsung di Gedung Dwi Warna, Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Jumat (17/1/2020) malam.

Lima tokoh yang diganjar penghargaan PWKI atas konsistensi mereka merawat persatuan bangsa itu adalah musisi Didi Kempot, sutradara film Joko Anwar, aktivis sosial yang juga Staf Khusus Presiden, Gracia Billy Yosaphat Y Mambrasar, legislator termuda Hillary Brigita Lasut, dan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

Dari lima tokoh itu, hanya Billy Mambrasar yang menerima langsung penghargaan. Joko Anwar sempat hadir, namun karena ada kegiata lain harus meninggalkan acara lebih awal. Tiga tokoh lainnya berhalangan hadir dan diwakilkan saat menerima penghargaan.

Acara Buka Tahun Bersama PWKI 2020 juga dihadiri sejumlah tokoh. Mereka adalah Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Heru Wijanarko, Waki Gubernur Lemhannas Marsda Wieko Sofyan, Sekjen Kementerian Kominfo Rosarita Niken Widiastuti, Waki Kepala Bais Mayjen Handy Geniardi, Pangdam Jaya Eko Margiyono, Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar, serta sejumlah pemimpin redaksi, salah satunya Pemred Investor Daily Primus Dorimulu.

Ketua Panitia Buka Tahun Baru Bersama PWKI Ke-15 2020, Asni Ovier DP menjelaskan, acara tersebut merupakan kegiatan rutin tahunan. Namun, pemberian penghargaan kepada tokoh-tokoh nasional yang konsisten merawan kebinekaan Indonesia baru dilakukan sejak tahun lalu.

Pada acara Buka Tahun Bersama PWKI 2019, sebanyak tujuh tokoh nasional hadir dan mendapatkan penghargaan "Terima Kasihku Kepadamu. Mereka adalah Wakil Presiden Jusuf Kalla, Sinta Nuriyah Wahid, Sayidiman Suryojadiprodjo, KH Mustofa Bisri, Buya Syafii Maa'rif, Martha Tilaar, dan Harry Tjan Silalahi.

Sementara, Ketua PWKI AM Putut Prabantoro menyebutkan, setiap tahun acara Buka Tahun Bersama yangg diusung PWKI selalu megangkat tema besar tentang Pancasila serta persatuan dan kesatuan bangsa. "Temanya selalu tentang kebangsaan. Apa alasannya? Kami ingin mendorong agar kita selalu mencintai tanah air, bangsa, dan negara," kata Putut.

Sementara itu, Billy Mambrasar, penerima penghargaan yang juga Staf Khusus Presiden itu menyampaikan kebanggaannya menjadi anak yang dididik dalam dua budaya. "Saya lahir dan besar di Papua. Ayah asli Papua, tetapi ibu seorang Jawa. Saya dibesarkan di budaya Papua," kata pendiri Yayasan Kitong Bisa yang peduli terhadap pendidikan anak-anak di Papua dan Papua Barat itu.

Billy mengaku bersyukur terlahir dari dua budaya yang berbeda, sebab perbedaan bukan sesuatu yang membatasi, melainkan membuat mampu melihat dua dimensi yang berbeda dan mampu memadu padankannya.

"Lagu-lagu Didi Kempot selalu diputar ibu saya, jadi saya hapal. Yang selalu saya ingat, satu-satunya yang menjembatani perbedaan adalah cinta kasih," katanya.



Sumber: Suara Pembaruan