Ombudsman Ingin Keputusannya Dijalankan Kementerian

Ombudsman Ingin Keputusannya Dijalankan Kementerian
Amzulian Rifai. ( Foto: Antara )
Robertus Wardi / AMA Rabu, 22 Januari 2020 | 15:29 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ombudsman Republik Indonesia bertemu dengan Menko Polhukam Mahfud MD di Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (21/1/2020). Rombongan Ombudsman dipimpin ketuanya Amzulian Rifai dan didampingi anggota Ninik Rahayu, Ahmad Suadi dan Laode Ida.

Seusai pertemuan, Rifai mengemukakan pihaknya, bertemu Mahfud untuk konsultasi agar putusan dan pertimbangan Ombudsman dipatuhi oleh kementerian dan lembaga (K/L). Pasalnya, selama ini banyak sekali putusan Ombudsman tidak dijalankan kementerian dan lembaga.

"Kalau kita bicara pencapaian-pencapaian yang ingin dicapai oleh negara ini kalau tidak ada good governance tentu tidak akan tercapai. Salah satu yang kita bicarakan adalah bagaimana supaya kementerian dan lembaga itu mematuhi, baik itu saran maupun rekomendasi yang disampaikan oleh Ombudsman," kata Rifai.

Ia menjelaskan, kepatuhan kementerian/lembaga menjalankan rekomendasi Ombudsman sangat penting agar ada perbaikan atas kebijakan yang dilakukan.

"Kita perlu adanya koordinasi, sehingga ke depan nanti melalui Bapak Menkopolhukam mungkin akan ada pertemuan-pertemuan yang sifatnya rutin. Ya mengkoordinasikan seluruh kementerian dan lembaga yang kami anggap perlu mendapat perhatian. Karena tentu kepatuhan kementerian/lembaga terhadap rekomendasi Ombudsman itu penting," jelas Rifai lagi.

Dia menyebut sejumlah kementerian yang tidak menjalankan rekomendasi Ombudsman seperti Kemdikbud dan Kemendagri. Di Kemendikbud, dari empat rekomendasi hanya satu yang dijalankan. Sementara di Kemenendagri ada sembilan rekomendasi yang dikeluarkan. Kemudian ada satu di Kemenkoinfo dan dua di Kepolisian yang tidak dijalankan.

"Jadi ini mungkin ke depan akan dilakukan rapat koordinasi terbatas dengan Kementerian terkait untuk mencari solusi terhadap upaya pelaksanaan rekomendasi tersebut," tutup Rifai.



Sumber: Suara Pembaruan