Yasonna Laoly Pastikan Draf Omnibus Law Diserahkan ke DPR Pekan Depan

Yasonna Laoly Pastikan Draf Omnibus Law Diserahkan ke DPR Pekan Depan
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly hadir pada rapat kerja dengan Badan Legislasi DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/1/2020). ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Carlos KY Paath / AMA Kamis, 23 Januari 2020 | 15:00 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah akan menyerahkan draf Omnibus Law Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Lapangan Kerja kepada DPR pekan depan. Meski begitu, pemerintah belum memastikan hari dan tanggal penyerahan draf tersebut.

"Kita harapkan minggu depan (draf diserahkan)," kata Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly dalam pesan singkat kepada Beritasatu.com di Jakarta, Kamis (23/1/2020).

Yasonna juga tak menyebut kemungkinan draf Omnibus Law RUU lainnya turut diserahkan secara bersamaan. Seperti diketahui, DPR telah menetapkan 50 RUU Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2020 pada Rabu (22/1/2020).

Empat RUU merupakan Omnibus Law, yaitu RUU tentang Ibu Kota Negara, RUU tentang Kefarmasian, RUU tentang Cipta Lapangan Kerja, serta RUU tentang Ketentuan dan Fasilitas Perpajakan untuk Penguatan Perekonomian.

Wakil Ketua DPR yang memimpin pengesahan Proglegnas, Muhaimin Iskandar mengatakan, DPR memang belum menerima seluru draf Omnibus Law. Muhaimin menjelaskan, surat presiden (surpres) yang berisi penugasan menteri dan draf, lazimnya baru dikirim setelah Proglegnas diputuskan.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyatakan, DPR dan pemerintah telah berkomunikasi menyangkut draf Omnibus Law. Senada dengan Yasonna, menurut Dasco, draf bakal diterima DPR pekan depan. "Paling lambat (draf Omnibus Law) akan kami terima minggu depan," kata Dasco.



Sumber: Suara Pembaruan