Calon Ketua Umum PAN

Drajad Wibowo Dinilai Mampu Imbangi Jokowi di Luar Pemerintahan

Drajad Wibowo Dinilai Mampu Imbangi Jokowi di Luar Pemerintahan
Chairman Indonesian Forestry Certification Cooperation (IFCC) Drajad Wibowo ( Foto: Antara/Ridwan )
Yustinus Paat / AMA Kamis, 23 Januari 2020 | 15:06 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Politikus PAN Andri W Kusuma menilai Drajad Wibowo merupakan sosok paling tepat untuk menjadi ketua umum partai berlambang matahari. Drajad, kata Andri, bisa menjadi ‘partner’ untuk Jokowi di luar pemerintahan, mengingat saat ini Jokowi butuh masukan dan saran terutama dari partai politik di luar pendukungnya.

“Dradjad Wibowo akan menjadi sahabat yang kritis dan solutif serta jernih buat pemerintah,” kata Andri W Kusuma kepada wartawan di Jakarta, Kamis (23/1/2020).

Andri mengatakan, selama ini Drajad dikenal sebagai ekonom yang mumpuni, konsisten, dan jernih. Hal itu merupakan keunggulan Drajad, sehingga nantinya, bila terpilih sebagai Ketum, PAN akan memberikan kontribusi besar dalam membantu mengatasi persoalan ekonomi.

"Melalui Drajad, PAN akan memberikan kontribusi besar dalam membantu mengatasi persoalan ekonomi di era Jokowi," tandas dia.

PAN akan menggelar kongres pada Februari 2020. Sejumlah nama disebut akan maju dalam pertarungan perebutan kursi orang nomor satu di partai berlambang matahari itu.

Andri menambahkan Dradjad juga memiliki jaringan yang luas terutama di kelompok-kelompok masyarakat sipil baik yang ada di dalam maupun luar negeri.

Drajad, kata Andri, dapat memimpin PAN secara profesional. Apalagi, Drajad tidak memiliki beban masa lalu baik politik maupun hukum.

“Hubungan PAN dengan pemerintah akan jauh lebih konstruktif dan produktif ke depannya meski PAN berada di luar Pemerintahan,” ungkap dia.

Sebelumnya Direktur Eksekutif Lingkar Madani Ray Rangkuti berpendapat bahwa PAN membutuhkan sosok pemimpin yang mampu menunjukkan profesionalisme dan konsistensi dalam dunia politik modern Indonesia. Sosok Ketum PAN, kata Ray, harus menjadi figur sentral di internal tanpa diganggu urusan di luar partai.

"Sosok ketum PAN harus bisa membesarkan partai secara total dengan mengelolahnya secara profesional," pungkas Ray.



Sumber: Suara Pembaruan