Sensus Penduduk 2020

Jokowi: Data Lebih Mahal daripada Minyak

Jokowi: Data Lebih Mahal daripada Minyak
Joko Widodo. ( Foto: Antara / Aditya Pradana Putra )
Novy Lumanauw / FMB Jumat, 24 Januari 2020 | 17:22 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan data kini tampil sebagai jenis kekayaan baru yang lebih berharga dari minyak.

“Data sekarang ini adalah jenis kekayaan baru. Saat ini, data adalah new oil. Bahkan lebih berharga dari minyak,” kata Presiden Jokowi pada pencanangan Pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (24/1/2020).

Presiden Jokowi mengatakan data yang valid menjadi kunci utama kesuksesan pembangunan sebuah negara. Sebab, data yang akurat sangat penting untuk menyusun perencanaan yang benar.

“Data yang akurat sangat penting untuk membuat keputusan tepat. Data yang akurat juga sangat penting untuk mengeksekusi program yang tepat sasaran. Jangan sampai memutuskan, membuat perencanaan mengeksekusi program nggak pegang data,” katanya.

Presiden Tegaskan Pentingnya Sensus Penduduk 2020

Sensus Penduduk 2020 diharapkan menghasilkan data yang kredibel dan valid sehingga akan menghasilkan parameter demografi serta proyeksi penduduk (fertilitas, mortalitas, dan migrasi) serta karakteristik penduduk lainnya untuk keperluan proyeksi jumlah penduduk dan indikator (Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/ SDGs).

Selain itu, data Hasil Sensus Penduduk 2020 diharapkan mampu menjadi instrumen untuk evaluasi pembangunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), SDGs, dan perencanaan di berbagai bidang.



Sumber: Investor Daily