Ini Tiga Tugas Kepala BPIP yang Baru Dilantik Jokowi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ini Tiga Tugas Kepala BPIP yang Baru Dilantik Jokowi

Rabu, 5 Februari 2020 | 21:25 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / CAH

Jakarta, Beritasatu.com – Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi yang baru saja dilantik mengaku telah diberikan tiga tugas yang harus segera dilaksanakan secepatnya.

Pertama, lanjut Yudian Wahyudi, BPIP harus mampu menjadikan Pancasila seagai working ideology atau ideologi kebijakan yang dirasakan semua lini kehidupan rakyat Indonesia. Sehingga Pancasila sebagai ideologi bangsa bisa dirasakan manfaatnya oleh seluruh bangsa Indonesia.

“Tentu ini membutuhkan kerja yang sangat keras untuk merealisasikan hal itu. Apalagi dari era reformasi hingga sekarang, Pancasila agak dikesampingkan,” ujar Yudian Wahyudi di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (5/2/2020).

Tugas kedua, BPIP harus mampu merangkul kaum milenial atau anak-anak muda yang berumur di bawah 39 tahun. Presiden berpesan kepadanya untuk memperhatikan keberadaan 129 juta anak-anak muda agar mereka memahami Pancasila dan menerapkannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Jangan sampai, mereka tidak mengerti apa itu Pancasila dan akhirnya merugikan kita. Karena dari semua yang termahal di dunia, yang paling mahal itu nilainya persatuan. Dan pemersatunya adalah Pancasila,” terang Yudian Wahyudi.

Tugas ketiga adalah, BPIP harus mampu mencegah dan mengantisipasi ancaman ideologi lain yang berupaya mengancam persatuan dan kesatuan Indonesia. Apalagi di era teknologi informasi yang sangat maju, dengan adanya berbagai macam media sosial yang dengan cepat memberikan informasi, kalau tidak ditangani dengan baik, maka Pancasila akan menjadi barang mati.

“Karena itu, Presiden menekankan adanya reformasi IT di dalam BPIP. Disamping bekerja sama dengan semua pihak, baik antar kementerian, antar lembaga, antar pemerintah, desa hingga sekolah. Bekerja sama dengan semua lapisan yang ada,” ungkap Yudian Wahyudi.

Ketika ditanya mana yang akan menjadi prioritasnya, Rektor UIN Sunan Kalijaga ini mengatakan ketiga tugas ini harus dikerjakan secara bersamaan. Tidak bisa dikerjakan partial atau terpisah. “Kalau kita pilih salah satu, bisa kehabisan waktu. Kalau dibiarkan juga bisa sangat berbahaya. Maka kita akan kerjakan secara bersamaan,” terang Yudian Wahyudi.

Untuk itu, pihaknya akn mencoba mencari cara bagaimana ketiga tugas itu bisa diwujudkan bersamaan. Agar Ideologi Pancasila sebagai ideologi kebijakan bisa diterima semua lapisan, terutama generasi milenial untuk menangkal ancaman ideologi lain.

“Kalau Pancasila diganti dengan ideologi lain maka bubarlah negara ini. Itulah yang ingin kita tanamkan kembali. Agar anak-anak muda atau milenial tidak terpapar dan jangan sampai bertindak atas nama ideologi lain sehingga secara sengaja atau bahkan disengaja membubarkan negara,” papar Yudian Wahyudi.

Ketika ditanya alasan Jokowi memilihnya, Yudian menegaskan ia tidak melamar sama sekali. Dia bahkan tidak tahu kriteria Jokowi memilihnya. Yang ia tahu hanya namanya diajukan ke Presiden, lalu dinilai mampu untuk menjabat sebagai Kepala BPIP.

Ia mengaku siap menjalankan tugas sebagai Kepala BPIP. Karena baginya, menjalankan tugas tersebut sebagai jihad untuk mempertahankan Pancasila. “Bagi saya menerima jabatan ini sama dengan jihad untuk mempertahankan Pancasila,” tegasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

IG Live Bareng Feni Rose, Puan Pastikan DPR Tetap Terbuka dengan Rakyat

Feni Rose pun bertanya metode apa saja yang bisa digunakan untuk menyampaikan aspirasi ke DPR.

POLITIK | 26 September 2021

KNPI dan FKPPI Sinergi Bantu Pemerintah Tangani Covid-19

KNPI, FKPPI dan OKP siap membantu pemerintah untuk menangani pandemi Covid-19.

POLITIK | 26 September 2021

Pandemi Covid-19, Politikus PAN: Perlu Penguatan Solidaritas Global dan Nasional

Politikus PAN Achmad Hafisz Tohir menyebut perlu penguatan solidaritas global dan nasional untuk mengatasi pandemi Covid-19.

POLITIK | 25 September 2021

PBNU: Muktamar Ke-34 NU Digelar Desember

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memutuskan penyelenggaraan Muktamar ke-34 NU akan diselenggarakan pada 23 hingga 25 Desember 2021

POLITIK | 25 September 2021

Rachmat Gobel: Politik Nasdem Adalah Tercapainya Kesejahteraan Rakyat

Rachmat Gobel menegaskan tujuan politik partainya adalah tercapainya kesejahteraan rakyat.

POLITIK | 25 September 2021

La Nyalla Ajak Senator Terus Perjuangkan Amendemen

La Nyalla Mahmud Mattalitti mengajak seluruh senator untuk terus memperjuangkan amendemen UUD 1945.

POLITIK | 25 September 2021

Partai Nasdem Terus Perkuat Mesin Pemenangan untuk Pemilu 2024

Partai Nasdem terus memperkuat mesin pemenangan dan insfrastruktur partai untuk merealisasikan target sebagai pemenang Pemilu 2024.

POLITIK | 25 September 2021

Puan: Karang Taruna Selalu Aktif Hadirkan Solusi

Ketua DPR Puan Maharani menilai sebagai organisasi sosial anak muda, Karang Taruna sedikit banyak sudah berpartisipasi dalam mengatasi berbagai persoalan.

POLITIK | 25 September 2021

Puan Harap Karang Taruna Bangkitkan Semangat Gotong Royong Generasi Muda

Ketua DPR Puan Maharani berharap Karang Taruna dapat membangkitkan semangat gotong royong di kalangan generasi muda.

POLITIK | 25 September 2021

Amendemen Konstitusi Dinilai Cara Wujudkan Keadilan Sosial

La Nyalla Mahmud Mattalitti menilai amendemen UUD 1945 merupakan bagian dari upaya mewujudkan keadilan sosial.

POLITIK | 25 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Literasi Perdamaian


# Permata Buana


# Lionel Messi


# Kegiatan Besar



TERKINI
Dampingi Mendag, Wali Kota Denpasar Siap Terapkan PeduliLindungi di Pasar Tradisional

Dampingi Mendag, Wali Kota Denpasar Siap Terapkan PeduliLindungi di Pasar Tradisional

NASIONAL | 11 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings