Jokowi Setujui Rencana Bangun Terowongan Bawah Tanah Istiqlal-Katedral

Jokowi Setujui Rencana Bangun Terowongan Bawah Tanah Istiqlal-Katedral
Presiden Joko Widodo meninjau renovasi Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (7/2/2020). ( Foto: Beritasatu.com / Lenny Tristia Tambun )
Lenny Tristia Tambun / FMB Jumat, 7 Februari 2020 | 10:21 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyetujui usulan membangun terowongan bawah tanah yang menghubungkan Masjid Istiqlal dan Gereja Katolik Katedral.

“Juga tadi ada usulan dibuat terowongan dari Masjid Istiqlal ke Katedral. Tadi sudah saya setujui,” kata Jokowi seusai meninjau pelaksanaan renovasi di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (7/2/2020).

Nantinya, terowongan bawah tanah tersebut akan dinamakan terowongan silaturahmi. Terowongan tidak hanya dipakai sebagai fasilitas untuk menyeberang, namun bisa menjadi tempat ajang silaturahmi antar dua umat beragama yang beribadah di Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral.

“Sehingga ini menjadi sebuah terowongan silaturahmi. Tidak kelihatan berseberangan tetapi silaturahmi. Sehingga tidak menyeberang, sekarang pakai terowongan bawah, terowongan silaturahmi,” terang Jokowi.

Sebelumnya, Jokowi mengatakan pelaksanaan renovasi total Masjid Istiqlal telah dilaksanakan sejak tahun lalu. Ditargetkan rampung pada April 2020, sehingga Lebaran tahun ini masjid sudah bisa digunakan. Renovasi kali ini merupakan renovasi besar sejak dilakukan renovasi 41 tahun lalu. Maka tak heran, maka anggaran untuk renovasi total ini cukup besar, mencapai Rp 475 miliar.

Rencana renovasi itu bermula saat Jokowi mendampingi Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi berkeliling masjid pada tahun lalu. Setelah mengunjungi masjid, Jokowi langsung berpesan kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono untuk segera merenovasi masjid.



Sumber: BeritaSatu.com