Partai Demokrat: Pansus Jiwasraya Menjawab Kecurigaan Publik

Partai Demokrat: Pansus Jiwasraya Menjawab Kecurigaan Publik
Kantor Pusat PT Asuransi Jiwasraya (Persero) di Jakarta. ( Foto: Antara / Dewa Wiguna )
Carlos KY Paath / AO Jumat, 7 Februari 2020 | 22:36 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pembentukan panitia khusus (pansus) hak angket DPR untuk kasus skandal PT Asuransi Jiwasraya menjadi mekanisme yang paling bermartabat dan partisipatoris. Pansus akan menjawab semua dugaan dan kecurigaan publik terhadap kasus dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp 13 triliun.

Demikian disampaikan anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat (FPD) Irwan di Jakarta, Jumat (7/2/2020).

"Saya menilai Pansus di DPR justru bisa menjadi mekanisme paling bermartabat dan partisipatoris untuk memeriksa semua dugaan dan kecurigaan publik tentang skandal Jiwasraya," kata Irwan.

Irwan menyatakan, pembentukan pansus telah diusulkan FPD dan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) serta didukung 104 anggota DPR. Irwan mengatakan, semua pihak akan memiliki akses dan posisi yang sama untuk mendapatkan informasi mengenai skandal Jiwasraya apabila ada pansus.

"Kita semua punya akses dan posisi yang sama untuk mendapatkan informasi yang benar secara objektif dan terbuka," tegas legislator asal Kalimantan Timur tersebut.

Menurut Irwan, mencuatnya kasus Jiwasraya tentu menjadi ujian paling konkret bagi semua pihak, termasuk para pemangku kepentingan di negeri ini. Proses penegakan hukum yang tengah dijalankan oleh Kejaksaan Agung, lanjut Irwan, sudah tepat.

"Saya juga menghargai sepenuhnya terhadap proses hukum yang sudah dilakukan oleh Kejaksaan Agung. Proses hukum dan politik di DPR bisa berjalan sinergis dan saling menguatkan. Mengenai usulan Pansus yang telah diserahkan ke pimpinan DPR maka akan segera diagendakan pada Bamus (Badan Musyawarah) untuk kemudian dibawa ke sidang paripuna," ucap Irwan.



Sumber: Suara Pembaruan