Presiden Minta Masukan Forum Pemred soal Perlindungan Pers

Presiden Minta Masukan Forum Pemred soal Perlindungan Pers
Presiden Joko Widodo memberikan sambutan pada peringatan Hari Pers Nasional di Banjarmasin, Sabtu (8/2/2020). ( Foto: B1/Primus Dorimulu )
Lenny Tristia Tambun / FMB Sabtu, 8 Februari 2020 | 13:33 WIB

 

Banjarbaru, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) untuk menyiapkan draf regulasi yang bisa melindungi dan memproteksi dunia pers.

“Tadi sudah disampaikan, bahwa platform digital yang aturan regulasinya belum ada sangat menjajah dunia pers kita itu. Oleh sebab itu, tadi malam saya sudah berbincang-bincang dengan para pemred. Saya minta untuk segera disiapkan draf regulasi yang bisa melindungi dan proteksi dunia pers kita,” kata Jokowi di acara puncak Peringatan Hari Pers Nasional di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (8/2/2020).

Ia mengingatkan jangan sampai semua diambil oleh platform digital dari luar yang tidak membayar pajak dan tidak memiliki aturan main yang jelas.

“Padahal aturan untuk pers kita ini diatur sangat rigid. Tapi dia (platform digital luar) tidak pakai aturan, dia mengambil iklan sehingga ada capital outflow. Ini yang sering tidak kita hitung. Tapi ini harus segera diatur. Semua negara mengalami hal yang sama dengan ini, aturannya belum ada regulasinya belum ada, tapi barang-barang itu sudah masuk ke semua negara,” jelasnya.

Regulasi untuk melindungi pers nasional sangat penting, karena Indonesia sedang melakukan agenda penting untuk mewujudkan Indonesia maju. Di antaranya, pembangunan infrastruktur yang akan terus dilanjutkan, pembangunan sumber daya manusia, penyederhanaan regulasi yang nanti akan dilihat bersama setelah ada omnibus law.

“Kemudian reformasi birokrasi, transformasi ekonomi yaitu hilirisasi dan industrialisasi. Dan juga pemindahan ibu kota negara,” ungkapnya.



Sumber: BeritaSatu.com