Logo BeritaSatu

Hadiri Kongres Ke-31 PMKRI, Hasto: Pancasila Harus Jadi Pedoman Hidup

Minggu, 9 Februari 2020 | 15:33 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Ambon, Beritasatu.com - Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengharapkan kader-kader Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup. Sebab, hanya dengan prinsip kebangsaan tersebut Indonesia mampu menyejahterakan dan menyatukan rakyat dalam kerangka berkeadilan.

Hasto kemudian mengupas setiap sila-sila dalam Pancasila saat di hadapan kader PMKRI di Ambon, Maluku, Minggu (9/2/2020).

Pada sila pertama Pancasila, Hasto menyatakan bahwa setiap warga negara bebas untuk menjalani ibadah menurut keyakinannya masing-masing. Meski begitu, Hasto mengingatkan bahwa menjalankan agama itu harus dengan cara-cara yang berkebudayaan dan mengedepankan kedamaian antarsesama dan juga mendorong setiap warga negara untuk membangun persaudaraan dunia.

"Prinsip Ketuhanan tak boleh terlepas dengan sila kedua, bahwa kita ingin bebaskan rakyat Indonesia dari belenggu penjajahan. Sila kemanusiaan mengartikan kekuasaan politik harus mempunyai watak pembebasan, membebaskan yang miskin tertindas dan terpinggirkan," kata Hasto.

Sila ketiga, menurut Hasto, memiliki konsep bahwa setiap warga negara harus saling memiliki. Indonesia merupakan milik setiap anak bangsa, bukan kelompok atau pihak-pihak tertentu.

"One for all, all for one. Artinya, ini ada prinsip kebangsaan dengan prinsip kesetaraan. Prinsip kebangsaan inilah yang harusnya mengatasi minority syndrome," jelas politikus asal Yogyakarta ini.

Alumnus UGM ini juga menerjemahkan bahwa sila keempat menentukan sistem demokrasi Indonesia bukan liberal, melainkan musyawarah. Sehingga, kata dia, setiap masalah harus dibicarakan demi keadilan sosial itu sendiri.

Hasto menyatakan PDIP telah mencanangkan Gerakan Mencintai Bumi hasil dari musyawarah partai dalam Rapat Kerja Nasional I 2020. Menurut dia, gerakan itu lahir sebagai bentuk keprihatinan terhadap isu lingkungan yang kian diabaikan.

"Maka mari kita cintai tanah air seperti cinta diri sendiri. Maka, kami undang anak-anak muda, khususnya PMKRI, harus menjadi pelopor pergerakan anak muda sebagai calon pemimpin yang sadar terhadap tanggung jawab bagi bangsanya. Kuncinya adalah mendorong pendidikan anak-anak muda," kata dia.

Hasto menginginkan kader-kader NKRI dengan pedoman Pancasila menjadi insan yang melayani sesamanya tanpa membedakan status sosial. Dengan cara itu, kata Hasto, kesejahteraan dan keadilan dapat dirasakan oleh setiap warga bangsa.

"Kita harus mempunyai perhatian bagi mereka yang miskin, diperlakukan tidak adil. Untuk itu harus diselesaikan dengan cara-cara politik, dengan mendapatkan kekuasaan politik yang dikelola dengan hidup berpancasila itu," kata Hasto.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pakar Dukung Jokowi Lakukan Reformasi Hukum di Indonesia

Penegasan Presiden Jokowi mengenai perlu adanya reformasi hukum di Indonesia disambut baik oleh pakar hukum pidana.

NEWS | 28 September 2022

Rusia Usir Diplomat Jepang yang Dituduh Spionase

Rusia mengusir diplomat Jepang yang dituduh melakukan spionase. FSB telah menghentikan aktivitas spionase di Konsulat Jenderal Jepang di Vladivostok.

NEWS | 28 September 2022

Eks Pegawai KPK Rasamala Aritonang Jadi Pengacara Sambo, Ini Alasannya

Eks Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Rasamala Aritonang menjadi kuasa hukum Ferdy Sambo

NEWS | 28 September 2022

Tim Pengacara Ferdy Sambo Janjikan Pembelaan yang Fair

Tim pengacara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi janji bakal memberikan pembelaan yang fair (adil) sesuai prinsip peradilan, kepada kliennya

NEWS | 28 September 2022

Latihan Militer, AS Akan Kerahkan HIMARS ke Latvia

Amerika Serikat (AS) akan mengerahkan sistem roket HIMARS untuk latihan militer ke Latvia, negara tetangga Rusia.

NEWS | 28 September 2022

KPK Cecar Zumi Zola soal Uang ke Anggota DPRD Jambi

KPK memeriksa eks Gubernur Jambi Zumi Zola sebagai saksi, Selasa (27/9/2022) dugaan suap pada pembahasan RAPBD Jambi

NEWS | 28 September 2022

KPK Ungkap 3 Hal yang Dapat Buat Penyidikan Lukas Enembe Dihentikan

KPK memaparkan tiga hal yang dapat membuat penyidikan kasus dugaan suap dan gratifikasi Gubernur Papua Lukas Enembe dihentikan.

NEWS | 28 September 2022

Jokowi Minta Penyaluran Bantuan Subsidi Upah Terus Dipercepat

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta penyaluran bantuan subsidi upah (BSU) terus dipercepat, sehingga dapat meningkatkan daya beli masyarakat.

NEWS | 28 September 2022

Sudah Berlarut-larut, ICW Desak KPK Jemput Paksa Lukas Enembe

ICW terus mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan upaya jemput paksa terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe

NEWS | 28 September 2022

Ibu Negara Iriana Jokowi dan OASE KIM Kunjungi NTT

Ibu Negara Iriana Joko Widodo (Jokowi) bersama para anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM) bertolak menuju NTT.

NEWS | 28 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perbarui Perjanjian <em>Currency</em><em>Swap</em>

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perbarui Perjanjian CurrencySwap

EKONOMI | 3 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings