Surpres Omnibus Law Cipta Kerja Akan Diserahkan ke DPR Hari Ini

Surpres Omnibus Law Cipta Kerja Akan Diserahkan ke DPR Hari Ini
Azis Syamsuddin. ( Foto: Antara )
Markus Junianto Sihaloho / Lenny Tristia Tambun / FMB Rabu, 12 Februari 2020 | 14:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua DPR Azis Syamsudin menyatakan pihaknya masih menunggu surat presiden (Surpres) tentang salah satu Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law yakni RUU Lapangan Kerja.

Azis mengaku pihaknya mendapat informasi seharusnya surpres itu diserahkan ke DPR, kemarin. Namun karena ada rapat kabinet soal eks WNI anggota ISIS, surpres tak jadi diserahkan.

"Kalau pastinya hari ini, saya belum tahu," kata Azis, Rabu (12/2/2020).

Seandainya diserahkan hari ini, maka akan diterimakan oleh Sekretariat Jenderal DPR yang memproses secara administratif. Biasanya proses itu bisa dilakukan satu hari hingga satu minggu. Setelahnya baru bisa dibahas penjadwalan pembahasannya di Badan Musyawarah (Bamus) DPR.

Di Bamus, akan ditentukan pihak dari DPR yang membahas RUU. Apakah itu diserahkan ke komisi, atau dibahas lintas komisi melalui pembentukan panitia khusus (Pansus). "Arahnya belum tahu kita. Tergantung pimpinan fraksi (yang menjadi anggota rapat Bamus, red)," imbuh Politikus Golkar itu.

Yang jelas, Azis memberi isyarat bahwa DPR akan menunggu semua draf RUU omnibus law masuk sebelum memutuskan proses pembahasan.

Sebagai contoh, omnibus law perpajakan sebenarnya sudah dikirim oleh pemerintah. Namun surpresnya masih diproses secara administratif di Sekretariat Jenderal DPR. Padahal penyerahannya sudah lebih dari satu minggu, namun belum dibahas di Bamus.

"Saya belum baca (Omnibus Law Perpajakan) karena belum masuk ke rapim dan bamus. Jadi setjen masih proses administrasi di sana," kata Azis.

"Kalau begitu, apakah DPR masih sanggup menyelesaikan pembahasannya 100 hari seperti permintaan presiden?" tanya wartawan.

"Secara logika tak ada yang tidak bisa. Tinggal kebersamaan teman-teman parpol ada di DPR ini, 9 fraksi ini," jawab Azis.

Sebelumnya, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menandatangani surat presiden (surpres) draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja.

Rencananya surpres draft RUU Omnibus Law Cipta Kerja akan diserahkan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto ke DPR hari ini, pada pukul 13.00 WIB.

“Insyaallah, Pak Airlangga minta saya menemani beliau menyampaikan ke DPR hari ini jam 1 siang. Beliau masih ada ratas, jadi diundur jadi jam 13.00,” kata Ida Fauziyah seusai mengikuti ratas di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (12/2/2020).

Menurut Ida Fauziyah, draft RUU Omnibus Law Cipta kerja akan diserahkan kepada Ketua DPR Puan Maharani. Karena prosedur penyerahannya tetap sama dengan prosedur penyerahan UU yang lain.

“Disampaikan ke pimpinan DPR, lalu DPR menyampaikan biasa kan ada surat masuk di paripurna. Di paripurna disampaikan ada surat dari presiden. Prosedurnya sih tidak bedakan dengan UU yang lain. Kemudian dari paripurna kan dibawa ke Bamus, Bamus memutuskan siapa yang akan membahas. Biasa sih. Kayak begitu. Kita ikutin saja prosedur yang berlaku di DPR,” jelas Ida Fauziyah.



Sumber: BeritaSatu.com