Partai Politik Dinilai Terpengaruh Gibran Effect

Partai Politik Dinilai Terpengaruh Gibran Effect
Gibran Rakabuming mengisi formulir sebelum mengikuti fit and proper test, Sabtu, 21 Desember 2019. ( Foto: Suara Pembaruan/Stefy Thenu )
Yeremia Sukoyo / CAH Kamis, 13 Februari 2020 | 08:20 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Gibran Rakabuming, putra Presiden Joko Widodo telah menjalani serangkaian uji kepatutan dan kelayakan untuk memperoleh rekomendasi sebagai calon wali kota Solo dari PDIP. Namun demikian, hingga kini PDIP belum mengeluarkan rekomendasi terkait siapa yang akan diusung di Pilkada Solo.

Sosok Gibran saat ini menjadi "bintang" dalam kontestasi Pilkada Solo 2020 mendatang. Tidak sekadar namanya kian moncer, tetapi magnet politiknya semakin kuat. Buktinya, sejumlah partai sudah menyatakan mengusung Gibran menjadi calon wali kota Solo.

"Boleh jadi, partai-partai terpengaruh oleh Gibran Effect. Sejumlah partai yang menyatakan akan mengusung Gibran tentu didasarkan pada kalkulasi politik yang matang," kata Direktur Eksekutif Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo, di Jakarta, Kamis (13/2/2020).

Gibran Tetap Setia pada PDIP Meski Tak Dapat Rekomendasi Cawalkot

Menurutnya, saat ini Gibran juga dinilai memiliki probabilitas memenangkan Pilkada. Sejumlah partai yang akan mengusung Gibran bisa juga memanfaatkan sikap PDIP yang belum jelas akan mengusungnya atau tidak.

"Menurut saya, sikap sejumpah partai yang menyatakan akan mengusung Gibran merupakan langkah tepat," ujar Karyono.

Pasalnya, elektabilitas Gibran dalam prediksi saya akan terus melonjak dan berpotensi melampau Achmad Purnomo yang saat ini elektabilitasnya berdasarkan hasil survei sejumlah lembaga masih tertinggi.

Selain itu, langkah sejumlah partai yang akan mengusung Gibran tersebut cukup cerdik dengan memanfaatkan ketidakjelasan sikap PDIP.

"Seandainya nanti PDIP memutuskan mengusung Gibran, maka partai tersebut sudah memiliki nilai plus yang dapat digunakan untuk posisi tawar politik," ucapnya.

Hingga saat ini PDIP belum memutuskan mengusung Gibran. Tetapi, dengan adanya dinamika politik terbaru, yaitu adanya pertemuan antara Presiden Jokowi dengan FX Rudiyatmo Wali Kota Solo yang juga sebagai ketua DPC PDIP Solo. 

Golkar Konsisten Dukung Gibran Sebagai Calon Wali Kota Solo

Kemudian dilanjutkan dengan silahturahmi Gibran dengan FX Rudiyatmo, lalu pertemuan di Bandara secara tidak sengaja atau sudah terencana antara Gibran dengan Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo mengindasikan hubungan mereka sudah semakin cair.

"Sebelumnya sejak munculnya nama putra sulung Presiden Joko Widodo tersebut dalam bursa calon wali kota Solo telah menimbulkan ketegangan di antara mereka" kata Karyono.

Oleh karena itu, dengan adanya perkembangan terbaru, dirinya memprediksi pada akhirnya PDIP akan mengusung Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wali kota. Jika itu yang terjadi, maka bisa jadi koalisi nasional yang terbangun saat pilpres 2024 bisa terulang di Pilkada Solo.

Dengan demikian, Pilkada Solo berpotensi hanya ada satu pasangan calon. Tetapi jika ada lebih dari satu pasangan pun, kemungkinan besar Gibran akan menang telak.

Menurutnya, berdasarkan anatomi politik di Kota Solo saat ini, kekuatan politik riil terletak di PDIP dan sosok Wali Kota Solo FX Rudiyatmo. Jika Rudiyatmo dan PDIP sudah tegas mengusung Gibran, maka pada hakekatnya, Pilkada Solo sudah selesai



Sumber: BeritaSatu.com