Rapat Panja Jiwasraya Komisi III Tertutup

Rapat Panja Jiwasraya Komisi III Tertutup
Ilustrasi Jiwasraya ( Foto: Antara )
Markus Junianto Sihaloho / FMB Kamis, 13 Februari 2020 | 14:09 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Panitia Kerja (Panja) Komisi III DPR untuk kasus gagal bayar Jiwasraya menggelar rapat perdana di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/2/2020) dengan mengundang jajaran Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung. Rapat itu digelar tertutup dengan alasan agar tak ada keraguan penyidik membuka informasi.

"Rapatnya kami bikin rapat tertutup supaya penyidik tidak ragu-ragu untuk membuka apa yang bisa dibuka," kata Ketua Panja Jiwasraya Komisi III Herman Herry.

Ketertutupan itu khususnya mencakup rencana penelusuran aset para tersangka yang sedang dilaksanaka Kejaksaan Agung. "Karena jika dibuka tidak ada jaminan bahwa ini akan melebar meluas atau ada pihak yang menyembunyikan barang-barang itu," ujarnya.

Panja sendiri akan memfokuskan diri tentang sejauh mana proses hukum kasus itu dilaksanakan. Khususnya rencana penegak hukum agar bisa menarik kembali uang nasabah dengan menyita aset para tersangka. Sebab bagi Panja, kejahatan dalam kasus Jiwasraya pasti melibatkan banyak pihak.

"Menurut kami, tidak mungkin dua orang yang sudah ditahan ini bisa berjalan sendiri tanpa melibatkan pihak lain maupun institusi lain. Yang saya maksudnya institusi adalah dunia perbankan, ini kejahatan," kata Herman Herry.

Pihaknya ingin mendalami pihak-pihak mana saja di luar yang sudah menjadi tersangka, yang dianggap berkait dengan kejahatan itu. Panja ingin penyidik membuka potensi pihak-pihak yang diduga menjadi pihak terkait.



Sumber: BeritaSatu.com