Jokowi akan Hadiri Kenduri Kebangsaan di Aceh

Jokowi akan Hadiri Kenduri Kebangsaan di Aceh
Direktur Eksekutif Yayasan Sukma, Ahmad Baedowi (kiri), bersama Steering Committee Kenduri Kebangsaan, Teuku Tauflqulhadi (tengah) dan Ketua Forum Bersama (Forbes) Anggota DPR RI dan DPD RI asal Aceh, M Nasir Djamil (kanan) menjelaskan rangkaian kegiatan Kenduri Kebangsaan yang akan dihadiri Presiden Jokowi, di Jakarta Kamis (13/2/2020). ( Foto: Beritasatu Photo / Yeremia Sukoyo )
Yeremia Sukoyo / WBP Kamis, 13 Februari 2020 | 15:44 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Forum Bersama (Forbes) Anggota DPR RI dan DPD RI asal Aceh bersama dengan Yayasan Sukma akan menggelar acara Kenduri Kebangsaan di Sekolah Sukma Bangsa, Bireun, Aceh. Dalam Kenduri Kebangsaan bertema "Dari Aceh Untuk Indonesia" yang digelar pada 22 Februari 2020 mendatang akan dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Ada tiga tujuan utama kegiatan Kenduri Kebangsaan," kata penggagas acara Kenduri Kebangsaan, Teuku Taufiqulhadi, di Jakarta, Kamis (13/2/2020).

Dijelaskan Taufiqulhadi, Kenduri Kebangsaan bertujuan membangun kembali semangat ke-Acehan, ke-Islaman dan ke-Indonesiaan. Kedua, ingin mempersatukan seluruh elemen masyarakat Aceh, dan ketiga meningkatkan kesadaran masyarakat terkait keacehan sebagai suatu warna dan kekayaan bangsa Indonesia yang harus dijaga.

Direktur Eksekutif Yayasan Sukma, Ahmad Baedowi menjelaskan, acara Kenduri Kebangsaan sengaja mengambil tempat di Bireun, Aceh mengingat Bireun pernah menjadi ibu kota pemerintahan RI pada saat kondisi darurat pascakemerdekaan. Alasan lainnya, Bireun merupakan kota pendidikan tertua di Aceh. "Sekolah Sukma Bangsa (SSB) juga menempatkan Bireun sebagai tempat pertama pembangunan sekolah. Saat ini SSB memiliki tiga sekolah, yakni di Bireun, Pidie, dan Lhokseumawe," kata Baedowi.

Ketua Forum Bersama (Forbes) Anggota DPR RI dan DPD RI asal Aceh, M Nasir Djamil menjelaskan, selama ini salah satu kegiatan masyarakat yang paling menonjol di Aceh adalah Kenduri. Kenduri di Aceh biasanya melibatkan seluruh strata sosial. "Ini adalah bagian konsolidasi kebangsaan dan sekaligus mengingatkan masyarakat Aceh terkait pentingnya persatuan. Ini tidak terlepas dari peran tokoh Aceh, Surya Paloh. Mudah-mudahan Kenduri Kebangsaan bisa merekat nilai-nilai persatuan," kata Nasir Djamil.

Dalam pandangan Forbes, Kenduri Kebangsaan merupakan kegiatan yang cukup penting. M Nasir Djamil mengajak kepada sejumlah elemen masyarakat, termasuk insan media, agar dapat menyaksikan Kenduri Kebangsaan sebagai bagian dari momentum memelihara rasa persatuan dan kesatuan.

Kegiatan itu sendiri dianggap memiliki urgensi untuk meningkatkan kembali semangat masyarakat Aceh dan segenap elemen pemangku kebijakan, termasuk ulama dan elite politik di Aceh agar dapat membangkitkan kembali posisi kesejarahan Aceh dalam konteks NKRI.

Saat ini, meskipun Aceh memiliki kekhususan dari segi politik, namun pertumbuhan ekonomi dan kehidupan sosial-keagamaan di Aceh belum sepenuhnya membaik. "Seluruh elemen dan elite politik di Aceh harus membangkitkan kembali posisi kesejarahan Aceh dalam konteks NKRI melalui keteladanan. Di sini kami melihat urgensi program pulang kampung membangun Aceh melalui Kenduri Kebangsaan," ucap M Nasir Djamil.



Sumber: BeritaSatu.com