Emil Salim: Pilkada Langsung Tingkat Kabupaten Sebaiknya Dihapus

Emil Salim: Pilkada Langsung Tingkat Kabupaten Sebaiknya Dihapus
Prof. Emil Salim (Foto: BeritaSatu Photo / astra)
Yeremia Sukoyo / YS Senin, 17 Februari 2020 | 13:09 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pendiri Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) Emil Salim menilai, Pilkada langsung secara langsung sebaiknya tidak diterapkan hingga tingkat Kabupaten. Pilkada hingga tingkat kabupaten mengakibatkan banyak Bupati yang tidak loyal kepada gubernurnya.

"Bupati tidak usah dipilih secara terbuka. Dia loyal kepada pemilik dana, tetapi tidak loyal kepada gubernur," kata Emil Salim dalam Seminar dengan Tema "Konsolidasi Demokrasi Menuju Keadilan Sosial" di Jakarta, Senin (17/2/2020).

Dari hasil pengamatannya, Pilkada hingga tingkat kabupaten juga mengakibatkan terganggunya rasa persatuan dan toleransi di tengah masyarakat. Di antaranya adalah seringnya bupati mengakomodasi kepentingan segelintir kelompok masyarakat intoleran.

"Arah kesatuan bangsa jadi terganggu. Toleransi menjadi masalah dan terjadi missing. Sering menjadi bahan sengketa, karena izin beribadah harus mendapatkan izin agama lain," ucapnya.

Karena itulah, dirinya menganggap cara atau sistem Pilkada harus dilakukan perbaikan. Caranya, yakni mengembalikan Pilkada tingkat Kabupaten ke sistem tertutup. Dengan demikian maka gubernur akan kembali memiliki kekuatan untuk meneruskan program-program pemerintah pusat hingga ke tingkat kabupaten.