Dahnil Nilai Hasil Survei Indo Barometer Sebagai Cambuk

Dahnil Nilai Hasil Survei Indo Barometer Sebagai Cambuk
Juru Bicara Partai Geridra, Danhil Anzar Simanjuntak. ( Foto: BeritaSatu Photo / Vento Saudale )
Robertus Wardi / FER Kamis, 20 Februari 2020 | 18:14 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Staf Khusus bidang Komunikasi Publik, Sosial Ekonomi dan Hubungan Antar Lembaga Kementerian Pertahanan (Kemhan), Dahnil Anzar Simanjuntak, menilai, hasil survei Indo Barometer yang menyebut Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto sebagai menteri paling populer dan berkinerja baik adalah sebagai cambuk. Hasil survei itu menunjukkan ada ekspetasi yang tinggi dari masyarakat terhadap kinerja Prabowo.

Politisi Golkar: Wajar Menteri Prabowo Subianto Populer

"Sejak awal pak Prabowo melihat survei itu baik. Itu positif maupun negatif. Bagi beliau, itu cambuk. Artinya kalau dia positif dia cambuk, artinya ada ekspektasi yang tinggi dari masyarakat. Harapan yang tinggi dari masyarakat. Harapan itu bisa negatif, bisa juga positif," kata Dahnil usai diskusi tentang Sistem Pertahanan Semesta di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Kamis (20/2).

Dahnil menjelaskan, nilai positifnya adalah memacu Prabowo bekerja lebih baik lagi. Sementara nilai negatifnya adalah masyarakat berharap terlalu tinggi terhadap Prabowo. Ketika tidak mampu menjawab harapan-harapan yang diinginkan, mereka kemudian membenci Prabowo.

"Jadi pak Prabowo melihat survei ini, ya sudah, sebagai masukan. Tidak sama sekali jadi membuat beliau besar kepala, karena itu subyektifitas responden. Pak Prabowo posisinya ingin kerja saja. Selebihnya silakan di nilai positif dan negatifnya," ujar Dahnil.

Survei Indo Barometer: Prabowo Menteri dengan Kinerja Terbaik

Saat ditanya apakah pilihan masuk menteri pilihan baik untuk menjaga elektabilitas menuju Calon Presiden (Capres) 2024, Dahnil menyebut sejak menjadi menteri, Prabowo tidak pernah lagi berbicara politik. Prabowo ingin fokus kerja dan sukses.

"Sampai dengan detik ini, saya hampir empat bulan di kementerian ini, pak Prabowo enggak pernah ngomongin politik. Jadi kalau diajak ngomongin politik, itu selalu jawab mau fokus ngurusin pertahanan. Jadi kalau Anda buka komentar politik, bahkan dengan kami di internal, nyaris pak Prabowo enggak pernah bicara masalah politik," tutup Dahnil.



Sumber: BeritaSatu.com