Jokowi dan Ma’ruf Amin Belum Pikirkan Reshuffle Kabinet

Jokowi dan Ma’ruf Amin Belum Pikirkan Reshuffle Kabinet
Joko Widodo. (Foto: Antara)
Lenny Tristia Tambun / CAH Rabu, 26 Februari 2020 | 13:08 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan ia bersama Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin belum terpikir untuk melakukan perombakan atau reshuffle kabinet.

“Sampai detik ini, saya dan Pak Wapres belum berpikir ke sana (reshuffle kabinet),” kata Jokowi saat menghadiri Sidang Pleno Istimewa Laporan Tahunan Mahkamah Agung Tahun 2019, di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Sementara itu, Menteri Sosial Juliari P Batubara mengatakan isu reshuffle kabinet tidak pernah dibahas oleh presiden maupun wapres. Begitu juga para menteri juga tidak pernah mau cari tahu mengenai reshuffle kabinet. Justru mereka lebih banyak bekerja sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing.

Reshuflle-reshuffle, ya menurut saya kita bekerja saja dengan sesuai dengan fungsinya, kita enggak pernah cari-cari tahu juga soal reshuffle seperti ini, yang disebut-sebut. Enggak pernah dibahas,” kata Juliari P Batubara.

Baca JugaSoal Reshuffle Kabinet, Istana Tegaskan Jokowi Minta Menteri Diberi Waktu Beradaptasi

Ketika ditanya kinerjanya sebagai Menteri Sosial selama ini, menurut Juliari P Batubara, mengatakan Presiden Jokowi yang dapat menilai kinerjanya. Tapi sejauh ini, ia bersama jajarannya telah bekerja dengan profesional serta sesuai tugas dan fungsinya.

“Ya presiden yang menilai saya, dan kinerja saya yang menilai presiden. Selama kita bekerja sesuai profesional kita, dan juga sesuai dengan tugas dan fungsi kita ya nanti penilainnya biar presiden yang menilai,” ungkap Juliari P Batubara.

Sedangkan Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko mengaku tidak tahu menahu mengenai isu reshuffle kabinet tersebut. Meski yang menghembuskan kabar tersebut berasal dari Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Donny Gahral Adian.

Baca JugaIstana Tegaskan Tak Ada Rencana Reshuffle Kabinet

“Isu darimana sih? Ah enggak, orang lagi kerja kenceng begini, reshuffle bagaimana. Semuanya masih konsentrasi kerja, apalagi lagi hadapin banyak isu,” kata Moeldoko.

Namun, ia menegaskan setiap menteri akan dievaluasi kinerjanya oleh Presiden Jokowi. Dengan melihat setiap kebijakan yang diputuskan Jokowi terimplementasi baik atau tidak oleh jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju.

“Ya itu kan hak beliau untuk selalu melihat perkembangan kementerian. Apakah kebijakan-kebijakan terdeliver dengan baik atau tidak. Beliau pasti punya catatan. Biasa itu,” ungkap Moeldoko.



Sumber: BeritaSatu.com