Tiga Gubernur Tak Hadir, RDP Penanganan Banjir Ditunda

Tiga Gubernur Tak Hadir, RDP Penanganan Banjir Ditunda
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (keempat kiri) bersama Wakil Menteri John Wempi (ketiga kiri), Kepala Basarnas Bagus Puruhito (kiri), Kepala BMKG Dwikorita Karnawati (kedua kiri), Asisten Deputi Gubernur Bidang Tata Ruang Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Vera Revina Sari (ketiga kanan), Sekda Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja (kedua kanan) dan Sekda Provinsi Banten Al Muktabar mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/2/2020). ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Herman / CAH Rabu, 26 Februari 2020 | 13:15 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggelar Rapat Kerja/Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait penanganan bencana banjir di Jabodetabek. RDP kali ini menghadirkan Menteri PUPR, Kepala BPPN (Basarnas), dan Kepala BMKG. Sedangkan Gubernur DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten yang juga diundang untuk menghadiri RDP tersebut hanya diwakilkan.

Dengan ketidakhadiran ketiga pimpinan daerah tersebut, Ketua Komisi V DPR RI Lasarus memutuskan RDP penanganan banjir ini untuk ditunda.

"Rapat kali ini akan kita jadwal ulang sampai seluruh gubernurnya datang. Kehadiran mereka ini sangat penting untuk memperkuat koordinasi penanganan banjir," kata Lasarus di gedung DPR RI, Rabu (26/2/2020).

Sebelum diputuskan RDP penanganan banjir ini ditunda, anggota Komisi V DPR RI secara bergantian menyampaikan kekecewaannya lantaran rapat penting penanganan banjir ini tidak dihadiri Kepala Daerah terkait. Padahal kesimpulan penanganan banjir perlu koordinasi dari seluruh pihak, mulai dari kementerian/lembaga hingga pimpinan daerah.

"Kita hadir di sini untuk mencari solusi penanganan banjir di Jabodetabek. Tetapi Kepala Daerah yang punya kepentingan langsung dengan masalah banjir ini tidak ada yang hadir. Jangan hanya ramai-ramai bicara di media, tetapi ketika ingin diajak bicara tidak ada itikad baik," kata Sadarestu, anggota DPR RI Komisi V dari PDI-P.

Sementara itu menurut Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Tata Ruang, Revita Sari, ketidakhadiran Gubernur DKI Jakarta pada RDP kali ini dikarenakan sedang meninjau lokasi-lokasi yang terdampak bencana banjir.



Sumber: BeritaSatu.com