DPR Koordinasi dengan Pemerintah Jajaki Solusi Larangan Umrah

DPR Koordinasi dengan Pemerintah Jajaki Solusi Larangan Umrah
Ditolak Arab Saudi, Jemaah Umrah Menumpuk di Bandara Soetta ( Foto: Youtube.com/BeritaSatu / BSTV )
Markus Junianto Sihaloho / WM Kamis, 27 Februari 2020 | 13:25 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua DPR Azis Syamsudin menyatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak pemerintah terkait untuk menjajaki berbagai kemungkinan akibat keluarnya larangan Pemerintah Arab Saudi bagi masuknya jemaah umrah.

"Kami telah berkoordinasi dengan menteri agama dan dubes terkait untuk melakukan penjajakan awal, juga berkaitan kuota haji di 2020 ini," kata Azis Syamsudin dalam rapat parpurna DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/2/2020).

Dalam rapat paripurna, memang muncul berbagai interupsi dari para anggota dewan menyangkut pelarangan itu. Ada yang meminta agar pemerintah terbuka saja soal kondisi penyebaran virus covid-19 di Indonesia, yang menjadi alasan Arab Saudi melakukan pelarangan itu. Ada juga yang mempertanyakan nasib jemaah asal Indonesia dalam ibadah haji maupun umrah jelang ramadhan.

Azis, menanggapi berbagai suara itu, menyatakan pimpinan berkomitmen sebagai juru bicara dewan, untuk menindaklajutinya.

"Kami akan terus berupaya melakukan hal terbaik bagi bangsa dan negara,"  katanya.

Sebelumnya, Arab Saudi melarang kunjungan warga negara asing untuk memasuki wilayahnya sementara waktu karena penyebaran virus corona (COVID-19). Tak hanya melarang kunjungan dalam rangka ibadah umrah, Saudi juga menghentikan sementara kunjungan ke Masjid Nabawi, Madinah.



Sumber: BeritaSatu.com