Survei Peta Pemilu 2024: PDIP Unggul, Prabowo-Anies Kalahkan Prabowo-Puan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Survei Peta Pemilu 2024: PDIP Unggul, Prabowo-Anies Kalahkan Prabowo-Puan

Rabu, 4 Maret 2020 | 20:55 WIB
Oleh : Yustinus Paat / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Pemilu 2024 masih empat tahun lagi, namun peta politik sudah mulai ramai diperbincangkan. Berdasarkan hasil survei Y-Publica, PDIP diprediksi unggul dalam pemilihan legislatif. Jika pemilu digelar saat-saat sekarang, elektabilitas PDIP mencapai 30,3%, jauh di atas perolehan partai-partai politik yang lain.

“Tingginya elektabilitas PDIP tidak bisa dilepaskan dari posisi sebagai partai berkuasa pemenang Pemilu 2019 lalu. PDIP menjadi magnet bagi berbagai kekuatan politik untuk dapat masuk ke dalam lingkaran kekuasaan,” kata Direktur Eksekutif Y-Publica Rudi Hartono di Jakarta, Rabu (4/3/2020).

Posisi berikutnya diduduki oleh Gerindra dengan elektabilitas 15,2% dan Golkar 10,3%. Menurut Rudi, rekonsiliasi antara kubu Jokowi dan Prabowo berdampak pada semakin mantapnya posisi Gerindra sebagai runner-up.

Posisi Golkar makin tergerus, tidak berhasil mengembalikan kejayaannya seperti pada pemilu-pemilu sebelumnya. Berturut-turut pada posisi papan tengah adalah PKS (6,4%), PKB (5,6%), Demokrat (3,5%), dan PPP (3,3%).

“Nasdem yang sebelumnya naik perolehan suaranya pada Pemilu 2019 turun jauh hanya tersisa 2,9%, bisa jadi mengingat ketegangan antara Nasdem dengan kubu Jokowi dan PDIP,” jelas Rudi.

Demikian pula dengan PAN yang anjlok elektabilitasnya menjadi tinggal 1,4%. Menurut Rudi, posisi PAN yang saat ini berada di luar pemerintahan ditambah dengan gonjang-ganjing kepemimpinan usai ricuh dalam kongres berkontribusi negatif bagi elektabilitas parpol besutan Amien Rais tersebut.

Sebaliknya dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang menikmati kenaikan elektabilitas menjadi 2,7%.

“Meskipun PSI kecil dan saat ini tidak memiliki wakil di Senayan, tetapi keberhasilan PSI merebut sejumlah kursi di tingkat DPRD khususnya DKI Jakarta berdampak signifikan dan memberi peluang PSI untuk lolos melewati ambang batas parlemen,” lanjut Rudi.

Menurut Rudi, posisi PSI yang kuat mendukung Jokowi dan kritik keras yang dilancarkan anggota legislatif PSI terhadap Gubernur DKI Anies Baswedan mendongkrak elektabilitas PSI. Jika PSI tetap konsisten, kata dia, tidak tertutup kemungkinan PSI menjadi besar.

"Dengan memperhitungkan margin of error survei, PSI masih bisa menembus electoral threshold, bahkan kalaupun dinaikkan 1%," ungkapnya.

Partai-partai politik lain masih harus berjuang untuk dapat lolos parliamantary threshold. Berturut-turut elektabilitas Hanura sebesar 0,9%, Perindo 0,7%, Berkarya 0,4%, Garuda 0,2%, PBB 0,1%, dan PKPI 0,1%. Sisanya tidak tahu/tidak menjawab 16,2%. “Jika tidak ada peningkatan performa, mereka dikhawatirkan tidak akan bertahan dalam peta politik,” tegas Rudi.

Sementara itu peta pemilihan calon presiden tampaknya tidak linear dengan pemilihan legislatif. Meskipun PDIP unggul, tetapi tokoh-tokoh yang berpeluang maju dalam Pilpres masih rendah elektabilitasnya.

“Stok kader PDIP memang cukup berlimpah, sebut saja Ganjar Pranowo, Tri Rismaharini, dan Puan Maharani yang masuk dalam 10 besar pilihan masyarakat,” papar Rudi.

Tetapi masih jauh di bawah Prabowo Subianto (23,7%), Anies Baswedan (14,7%), dan Sandiaga Uno (10,3%). Elektabilitas kader PDIP paling tinggi Ganjar (8,0%), Risma (3,6&), dan Puan (1,1%). Selain itu masih ada Ridwan Kamil (4,9%), Erick Thohir (4,1%), Mahfud MD (2,9%), dan Agus Harimurti Yudhoyono (1,6%).

“Rata-rata mereka diuntungkan dengan posisi saat ini menjabat di kekuasaan, baik menteri maupun gubernur/wal ikota,” kata Rudi. Sandi dan AHY yang masih menuai investasi elektoral harus meraih jabatan serupa jika ingin tetap bertahan," ujar Rudi.

Tokoh lainnya masih rendah elektabilitasnya di bawah 1%, sedangkan sisanya tidak tahu/tidak menjawab 17,6%. Dengan elektabilitas yang masih sangat tinggi, Prabowo berpeluang untuk dicalonkan kembali pada Pilpres 2024.

“Jika disimulasikan, pasangan Prabowo-Anies unggul jauh dengan dukungan publik mencapai 35,4%, sedangkan Prabowo-Puan yang mencerminkan keterwakilan PDIP hanya didukung sebesar 11,8%,” terang Rudi.

Pasangan Prabowo-Puan bahkan masih kalah dari Prabowo-Sandi yang sebelumnya bertarung dalam Pilpres 2019 dengan tingkat dukungan mencapai 23,3%. “Ini menjadi tantangan serius bagi PDIP, mengingat kemungkinan Prabowo-Anies menjadi pasangan yang paling kuat dan tidak terkalahkan saat ini,” kata Rudi.

Jika Prabowo tidak maju pada 2024, Anies berpeluang menjadi capres yang diunggulkan. Pasangan nostalgia Pilkada DKI 2017 Anies-Sandi paling favorit dengan dukungan 28,8%, disusul Anies-RK (21,0%), dan Anies-AHY (9,8%). Alternatif lainnya adalah Sandi-RK (31,3%), Sandi-Erick (27,6%), dan Sandi-AHY (30,3%).

Simulasi lain dilakukan terhadap RK, dengan pasangan RK-Ganjar (22,3%), RK-Erick (14,8%), dan RK-AHY (9,3%). Lalu Ganjar-Sandi (20,3%), Ganjar-Erick (16,8%), dan Ganjar-RK (11,8%).

“Nama Puan tidak muncul dalam simulasi pilpres tanpa Prabowo, menunjukkan rendahnya dukungan terhadap penerus dinasti politik PDIP,” pungkas Rudi.

Sebagai catatan, keseluruhan sebanyak 25 tokoh yang ditanyakan kepada responden sebagai capres. Dalam simulasi capres-cawapres, dipilih 5 nama sebagai capres unggulan berdasarkan opini yang berkembang pasca-Pemilu 2019. Masing-masing dipasangkan dengan sisa nama yang tersedia, menghasilkan 3 pasangan paling unggul dan sebagian sisanya tidak tahu/tidak menjawab.

Y-Publica melakukan survei nasional yang dilakukan pada 11-20 Februari 2020, dengan jumlah responden 1.200 orang mewakili seluruh provinsi di Indonesia. Metode survei menggunakan multistage random sampling (acak bertingkat) di setiap dapil dengan margin of error ±2,89%, dan pada tingkat kepercayaan 95%.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Sumpah Pemuda dan Kesadaran Baru Gen Z

Digembelng oleh keadaan sebagai orang terjajah, generasi Z dan para milenial waktu itu sudah berpikir jauh melampaui zamannya dan melahirkan Sumpah Pemuda.

POLITIK | 24 Oktober 2021

Bareng Habib Syech dan Yusuf Mansur, Airlangga Gelar Maulid Nabi dan Resmikan Masjid Ainul Hikmah

Airlangga yang juga Menko Perekonomian menyambut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk menguatkan optimisme melawan pandemi Covid-19.

POLITIK | 24 Oktober 2021

Peringati Maulid, PDIP Gelar Khitanan Massal Bergaya Budaya Betawi

DPP PDI Perjuangan (PDIP) menggelar khitanan massal bergaya Betawi untuk memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW sekaligus menyambut Hari Sumpah Pemuda.

POLITIK | 23 Oktober 2021

Jokowi Minta Kader Golkar Turun ke Masyarakat di Tengah Pandemi Covid-19

Presiden Jokowi meminta para kader Partai Golkar berada di tengah masyarakat, khususnya dalam menghadapi pandemi Covid-19 dan dampaknya.

POLITIK | 23 Oktober 2021

Airlangga Apresiasi Kerja Kader Buat Baliho Capres Golkar 2024

Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto berterima kasih kepada kader partai yang telah membuat baliho bergambar dirinya sebagai capres di seluruh Indonesia.

POLITIK | 23 Oktober 2021

Jokowi Sampaikan Ucapan Selamat di HUT Golkar

Presiden Jokowi menyampaikan selamat ulang tahun ke-57 kepada seluruh keluarga besar Golkar di seluruh Indonesia.

POLITIK | 23 Oktober 2021

Airlangga Minta Kader Golkar Pastikan Menang di 2024, Siap Lanjutkan Program Jokowi

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto meminta kader partai memastikan kemenangan di Pemilu 2024 untuk melanjutkan program Presiden Jokowi.

POLITIK | 23 Oktober 2021

Di Puncak HUT Ke-57 Golkar, Airlangga Tegaskan Komitmen Sukseskan Jokowi Hingga 2024

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan, Partai Golkar konsisten dan berkomitmen menyukseskan pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin hingga 2024.

POLITIK | 23 Oktober 2021

Jerry Sambuaga: Puncak HUT Ke-57 Golkar Dilaksanakan Sesuai Protokol Kesehatan Ketat

Ketua Penyelenggara HUT Golkar, Jerry Sambuaga, menyatakan pelaksanaan puncak HUT Partai Golkar dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat.

POLITIK | 23 Oktober 2021

Hasto: PDIP Yakini Tolok Ukur Calon Pemimpin Tak Semata dari Hasil Survei

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan, pihaknya meyakini tolok ukur untuk memutuskan calon pemimpin tidak semata hanya berdasar hasil survei.

POLITIK | 23 Oktober 2021


TAG POPULER

# Kapolsek Perkosa Anak Tahanan


# LADI


# Kasus Positif Covid-19 di Jakarta


# Garuda Ditutup


# Anies Baswedan



TERKINI
Kementerian PUPR Selesaikan Rusun ASN Rp 71 Miliar di Banjarmasin

Kementerian PUPR Selesaikan Rusun ASN Rp 71 Miliar di Banjarmasin

EKONOMI | 13 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings