Ini Alasan Gerindra Belum Putuskan soal Parliamentary Threshold 7 Persen

Ini Alasan Gerindra Belum Putuskan soal Parliamentary Threshold 7 Persen
Sufmi Dasco Ahmad ( Foto: Beritasatu tv )
Markus Junianto Sihaloho / JAS Selasa, 10 Maret 2020 | 15:39 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menyatakan pihaknya belum memutuskan apakah setuju atau tidak dengan usulan agar ambang batas parlemen (parliamentary threshold/PT) dinaikkan menjadi 7 persen. Namun kalaupun dinaikkan, Gerindra yakin sanggup memenuhinya.

"Partai Gerindra belum memutuskan dan membicarakan hal ini. Kami akan bicarakan dalam rakernas yang akan diselenggarakan tahun ini. Tapi rasanya kalau Gerindra, ambang batas 7 persen, dalam dua kali pemilu bisa melampaui," kata Dasco menjawab wartawan, di Jakarta, Selasa (10/3/2020).

Untuk diketahui, Partai Golkar dan Nasdem sudah secara terbuka mengusulkan agar PT dinaikkan dari 4 persen menjadi 7 persen. Hal itu disampaikan usai Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto bertemu dengan Ketua Umum Nasdem Surya Paloh.

Dasco lalu membuka kartu. Bahwa Gerindra belum bisa membuat keputusan karena solidaritas dengan parpol lain yang berhasil lolos 4 persen PT, namun belum tentu bisa lolos angka 7 persen. Mereka adalah PAN dan PPP.

"Walaupun Gerindra optimis bisa melampaui 7 persen, tapi kita juga dalam demokrasi kita pertimbangkan berbagai aspek. Itu ada partai-partai yang kemarin lolos 4 persen tapi ada pemilihnya yang tentu tidak bisa kita abaikan," kata Dasco.



Sumber: BeritaSatu.com