Hadapi Covid-19, Ini Lima Rekomendasi Fraksi Demokrat DPR

Hadapi Covid-19, Ini Lima Rekomendasi Fraksi Demokrat DPR
Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Carlos KY Paath / WM Rabu, 25 Maret 2020 | 11:52 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Fraksi Partai Demokrat DPR mengeluarkan lima rekomendasi kepada pemerintah, mencermati wabah virus corona jenis baru atau Covid-19. Rekomendasi itu disampaikan Ketua Fraksi Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dalam keterangannya, Rabu (25/3/2020).

Pertama, meminta dan memastikan pemerintah memvalidasi transparansi data secara berkala serta melakukan public report terkait update wabah virus corona terkini. Kedua, mengingatkan dan mendorong terus terciptanya kolaborasi, koordinasi, dan aksi tanggap, cepat, tepat antara pemerintah pusat dan daerah dengan seluruh stakeholder termasuk komunikasi di dunia.

Ketiga, mendukung pemerintah untuk melakukan refocusing program untuk kesehatan rakyat, bantuan langsung tunai (BLT), program keluarga harapan plus dan atau program jaring sosial lainnya, dan relaksasi sektor usaha termasuk usaha mikro kecil menengah yang terdampak. Keempat, mengusulkan pemerintah tetap menjaga distribusi alat kesehatan, ketahanan logistik, supply and demand dan daya beli masyarakat agar ekonomi tetap bergerak.

"Kelima, mengusulkan pemerintah untuk mengajukan APBN-P (anggaran pendapatan belanja negara perubahan) 2020 demi terciptanya target yang sesuai dan fiskal Indonesia yang sehat, prudent, dan transparan untuk refocusing program tersebut," kata Ibas.

Ibas pun menyebut, "Fraksi Demokrat DPR akan terus berupaya membantu dan memberi solusi agar pressure dalam Ketidakpastian ini dapat terus berlalu yang pada akhirnya wabah virus corona hilang, perekonomian bangsa membaik, serta kehidupan sosial dan kesejahteraan rakyat pun terjaga. Karena, harapan rakyat adalah perjuangan kita semua. Keselamatan rakyat yang utama."

Menurut Ibas, situasi di dunia dan Indonesia saat ini masih tetap mencemaskan dan memprihatinkan. Fraksi Demokrat, lanjut Ibas, turut berduka atas wafatnya masyarakat yang terinfeksi Covid-19. Ibas juga menyatakan, Fraksi Demokrat melihat krisis multidimensi ini mengakibatkan indikator ekonomi baik secara makro maupun mikro belum membaik.

Target asumsi APBN 2020, menurut Ibas, diperkirakan tidak sesuai atau tercapai seperti pertumbuhan ekonomi, penerimaan negara, nilai tukar, harga minyak dunia, inflasi, dan defisit.

Di sisi lain, Ibas menegaskan, Fraksi Demokrat memberikan apresiasi dan dukungan kepada pemerintah, Gugus Tugas Covid-19 dan tenaga medis dalam menjalankan tugasnya.

"Fraksi Demokrat peduli dan tidak tinggal diam. Kami pun selain berdoa, berpikir, dan berikhtiar juga melakukan kegiatan teknis bersama gotong royong di lapangan dalam hal membantu hilangkan kecemasan dan kurangi derita rakyat akibat wabah yang tidak kunjung selesai," ucap Ibas.

Ibas menambahkan, Fraksi Demokrat melaksanakan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan seperti fogging dan semprot disinfektan keliling, pembagian masker dan hand sanitizer, pemberian alat pelindung diri (APD), termasuk sosialisasi physical distancing serta hidup sehat melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat.



Sumber: BeritaSatu.com