Atasi Covid-19, DPR Ingatkan Pemerintah Tak Perlu Utang ke IMF
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Atasi Covid-19, DPR Ingatkan Pemerintah Tak Perlu Utang ke IMF

Rabu, 25 Maret 2020 | 17:07 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi XI DPR M Misbakhun mengingatkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tidak mengambil tawaran bantuan dari Dana Moneter Internasional (IMF) ataupun Bank Dunia (World Bank) untuk penanggulangan Covid-19. Legislator Golkar itu mengkhawatirkan tawaran bantuan dari dua lembaga keuangan internasional di tengah wabah coronavirus akan menjadi jebakan utang di kemudian hari.

“Saya minta Menteri Keuangan jangan menggunakan bantuan IMF dan World Bank untuk menanggulangi Covid-19,” ujar Misbakhun dalam keterangannya, Rabu (25/3/2020).

Sebelumnya IMF mengaku menyiapkan dana US$ 1 triliun untuk negara-negara anggotanya yang menghadapi virus corona. Adapun Bank Dunia menyiapkan dana US$ 14 miiliar untuk paket pembiayaan jalur cepat bagi negara yang juga menghadapi pandemi global itu.

Menurut Misbakhun, pemerintah masih memiliki cukup dana tanpa harus mengutang ke IMF ataupun Bank Dunia. Mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak itu lantas mencontohkan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang merupakan akumulasi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun Berkenaan (SILPA) tahun lalu dan anggaran yang selama ini disishkan oleh pemerintah sebagai dana abadi (endowment fund) untuk keperluan cadangan.

Selain itu ada dana dari pungutan bea ekspor sawit (levy) di Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), dana lingkungan hidup di Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH), Dana Riset Perguruan Tinggi, serta dana dari Surat Utang Negara (SUN).

“Termasuk dana APBN yang ada BA99 yang selama ini dikelola oleh Menteri Keuangan selaku Bendahara Umum Negara,” tutur Misbakhun

Di luar itu juga ada dana milik Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang jumlahnya mencapai Rp 150 triliun. Menurut Misbakhun, pemerintah bisa meminjam dana milik LPS untuk cadangan darurat bila ada keperluan mendadak.

“Posisinya saat ini sedang tidak digunakan dan siap dipinjam oleh negara bila memang diperlukan,” katanya.

Misbakhun menambahkan, Indonesia juga masih punya cadangan devisa (cadev). Saat ini Bank Indonesia mengelola cadev sebesar US$ 130 miliar.

“Pemerintah cukup menerbitkan open end SUN agar dibeli BI dengan bunga di bawah lima persen. Kalau pemerintah menerbitkan SUN senilai US$ 20 miliar saja, dengan kurs dolar AS setara Rp 16.800 saja akan memperoleh dana Rp 336 triliun, jumlah yang sangat besar dan memadai untuk menanggulangi Covid-19 di Indonesia tanpa harus mengutang ke IMF dan World Bank,” papar Misbakhun.

Influencer Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo - Ma’ruf Amin di Pilpres 2019 itu menegaskan, pemerintah justru akan diuntungkan jika tidak mengutang ke IMF dan Bank Dunia.

“Karena kita tidak terjebak pada bantuan IMF dan World Bank yang sering mengikat pada kebijakan dan policy ekonomi dan politik Indonesia di masa depan,” ulasnya

Namun, Misbakhun juga mewanti-wanti pemerintah tidak menerbitkan global bond pada saat pasar sedang terimbas Covid-19. Sebab, biaya imbal balik atau rate return dari SUN yang diterbitkan pemerintah akan sangat mahal.

“Penerbitan global bond pada masa-masa seperti ini akan menjadi kesempatan bagi fund manager asing untuk memeras institusi negara yang sedang membutuhkan uang untuk likuiditas jangka pendek dalam rangka mengatasi kebutuhan belanja negara yang mendesak,” katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

KNPI dan FKPPI Sinergi Bantu Pemerintah Tangani Covid-19

KNPI, FKPPI dan OKP siap membantu pemerintah untuk menangani pandemi Covid-19.

POLITIK | 26 September 2021

Pandemi Covid-19, Politikus PAN: Perlu Penguatan Solidaritas Global dan Nasional

Politikus PAN Achmad Hafisz Tohir menyebut perlu penguatan solidaritas global dan nasional untuk mengatasi pandemi Covid-19.

POLITIK | 25 September 2021

PBNU: Muktamar Ke-34 NU Digelar Desember

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memutuskan penyelenggaraan Muktamar ke-34 NU akan diselenggarakan pada 23 hingga 25 Desember 2021

POLITIK | 25 September 2021

Rachmat Gobel: Politik Nasdem Adalah Tercapainya Kesejahteraan Rakyat

Rachmat Gobel menegaskan tujuan politik partainya adalah tercapainya kesejahteraan rakyat.

POLITIK | 25 September 2021

La Nyalla Ajak Senator Terus Perjuangkan Amendemen

La Nyalla Mahmud Mattalitti mengajak seluruh senator untuk terus memperjuangkan amendemen UUD 1945.

POLITIK | 25 September 2021

Partai Nasdem Terus Perkuat Mesin Pemenangan untuk Pemilu 2024

Partai Nasdem terus memperkuat mesin pemenangan dan insfrastruktur partai untuk merealisasikan target sebagai pemenang Pemilu 2024.

POLITIK | 25 September 2021

Puan: Karang Taruna Selalu Aktif Hadirkan Solusi

Ketua DPR Puan Maharani menilai sebagai organisasi sosial anak muda, Karang Taruna sedikit banyak sudah berpartisipasi dalam mengatasi berbagai persoalan.

POLITIK | 25 September 2021

Puan Harap Karang Taruna Bangkitkan Semangat Gotong Royong Generasi Muda

Ketua DPR Puan Maharani berharap Karang Taruna dapat membangkitkan semangat gotong royong di kalangan generasi muda.

POLITIK | 25 September 2021

Amendemen Konstitusi Dinilai Cara Wujudkan Keadilan Sosial

La Nyalla Mahmud Mattalitti menilai amendemen UUD 1945 merupakan bagian dari upaya mewujudkan keadilan sosial.

POLITIK | 25 September 2021

Pengajuan Judicial Review ke MA Murni Inisiatif 4 Kader Partai Demokrat

Judicial review AD/ART Partai Demokrat yang diajukan ke MA murni keinginan dari kader Demokrat.

POLITIK | 25 September 2021


TAG POPULER

# Kasus Aktif Covid-19


# Rocky Gerung vs Sentul City


# Literasi Perdamaian


# Permata Buana


# Kegiatan Besar



TERKINI
Sehat365 Kembali Gelar Vaksinasi Gotong Royong di Surabaya

Sehat365 Kembali Gelar Vaksinasi Gotong Royong di Surabaya

KESEHATAN | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings