Penundaan Pilkada 2020, Stafsus Presiden: Belum Ada Pembahasan

Penundaan Pilkada 2020, Stafsus Presiden: Belum Ada Pembahasan
Staf Khusus Presiden bidang Hukum, Dini Purwono, di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (21/2/2020). ( Foto: Beritasatu Photo / Lenny Tristia Tambun )
Lenny Tristia Tambun / FER Kamis, 26 Maret 2020 | 22:26 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Staf Khusus (Stafsus) Presiden bidang Hukum, Dini Purwono mengatakan, pemerintah belum membahas penundaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 akibat adanya pandemi virus corona atau Covid-19.

Baca Juga: Masyarakat Diimbau Terapkan Social Distancing

"Belum ada pembahasan soal itu sejauh ini," kata Dini Purwono melalui pesan pendeknya kepada Beritasatu.com, Kamis (26/3/2020) malam.

Untuk diketahui, Pilkada 2020 dijadwalkan akan digelar di 270 wilayah di Indonesia, yang meliputi 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota.

Adapun hari pemungutan suara Pilkada 2020 dijadwalkan jatuh pada 23 September mendatang. Sementara itu, berdasarkan Peraturan KPU Nomor 16 Tahun 2019 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Pilkada 2020, masa kampanye pilkada tahun ini dijadwalkan mulai 11 Juli dan berakhir pada 19 September mendatang.

Baca Juga: DPD Sarankan KPU Minta Perppu ke Pemerintah

Diberitakan, hingga Kamis (26/3/2020), jumlah pasien yang positif Covid-19 di Indonesia tercatat sebanyak 893 orang. Dari jumlah tersebut, ada 78 pasien yang meninggal dunia dan 35 pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19.



Sumber: BeritaSatu.com