Hindari Penularan Virus Corona, Kemag Siapkan Layanan Pendaftaran Nikah Daring

Hindari Penularan Virus Corona, Kemag Siapkan Layanan Pendaftaran Nikah Daring
Pengunjung memadati pameran pernikahan Indonesia Dream Wedding Festival 2020 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Sabtu (18/1/2010). ( Foto: Ist / Ist )
Maria Fatima Bona / FMB Selasa, 31 Maret 2020 | 14:01 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19, pemerintah telah memperpanjang sistem bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) sampai 21 April 2020.

Dirjen Bimas Islam, Kementerian Agama (Kemag), Kamaruddin Amin mengatakan, kebijakan WFH diperpanjang ini berdampak untuk semua hal, termasuk pada layanan di antor Urusan Agama(KUA), utamanya terkait layanan pencatatan nikah.

Namun, Kamaruddin memastikan layanan pencatatan nikah tetap berjalan. Calon pengantin (catin) dapat mendaftar secara online melalui simkah.kemenag.go.id. "Untuk saat ini, karena kebijakan WFH bagi semua pegawai Kemenag hingga tingkat KUA, maka pelayanan pencatatan nikah dilaksanakan bagi mereka yang sudah mendaftar. Sedangkan bagi pendaftar baru, bisa mendaftar secara online melalui simkah.kemenag.go.id," kata Kamaruddin dalam siaran pers diterima SP, Selasa (31/3/2020).

Kamaruddin juga mengatakan, untuk mencegah penyebaran wabah corona (Covid-19), para catin untuk melakukan perencanaan ulang terkait acara pernikahannya dengan memperhatikan kondisi tanggap darurat saat ini. "Jika memungkinkan, waktu seremonial acara pernikahan dijadwal ulang sehingga prosesnya bisa berjalan dalam suasana dan kondisi yang lebih baik," tutur Kamaruddin.

Berikut ini, tahapan yang dilakukan saat akan mendaftar layanan pencatatan nikah secara online: akses laman simkah.kemenag.go.id, klik daftar nikah, pilih nikah di mana yakni provinsi/kab/kota/kecamatan, dan tanggal dan jam, masukan data calon suami dan calon istri, checklis dokumen, masukan nomor gawai, unggah foto, dan cetak bukti pendaftaran.



Sumber: BeritaSatu.com