Indonesia Alami Resesi Demokrasi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Indonesia Alami Resesi Demokrasi

Rabu, 29 April 2020 | 16:33 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia saat ini dinilai tengah mengalami resesi demokrasi yang cukup tajam. Jika tidak diantisipasi dan dimitigasi dengan baik diyakini dapat mengancam sendi-sendi kehidupan berdemokrasi nasional yang berujung pada perpecahan.

"Ada fenomena kemunduran (demokrasi) yang serius, terutama di negara-negara middle low seperti Indonesia yang masih mencari cara menemukan dan menerapkan nilai-nilai demokrasi," kata Pengamat politik Universitas Brawijaya, Faishal Aminuddin dalam Bincang Demokrasi dan Literasi Politik Sindikasi Pemilu dan Demokrasi (SPD) "Resesi Demokrasi", di Jakarta, Rabu (29/4/2020).

Menurutnya, resesi demokrasi terjadi karena kegagalan partai politik membangun regenerasi. Selain itu, faktor terbesar lainnya yakni sebagai akibat adanya personalisasi kekuasaan.

"Dalam kasus indonesia, kalau kita melihat dari faktor penyebab, hampir sebagian besar sudah ada. Bagaimana rezim politik tidak menentukan soliditas dan malah melakukan personalisasi kekuasaan," ujarnya.

Selama ini yang terjadi di Indonesia, pemimpin sudah biasa memberikan janji-janji politik yang akhirnya membuat dirinya tersandera. Yang terjadi kemudian adalah justru muncul pemerintahan yang tidak bisa stabil.

"Dari hal lain adalah bagaimana kebebasan sipil tidak terkondisi dengan baik. Konsolidasi masyarakat sipil sudah mengalami pelemahan. Ini juga menjadi ancaman yang signifikan," ujarnya.

Direktur Eksekutif The Indonesian Institute, Adinda T Muchtar menilai, resesi demokrasi di Indonesia bisa dilihat dari semakin lunturnya sikap toleransi di tengah masyarakat. Masyarakat masih tidak siap dengan berbagai perbedaan yang ada.

"Kita malah semakin belum siap berdemokrasi, masyarakat kita belum bisa berdebat secara beradab, tapi berhentinya di caci maki. Kita terjebak di demokrasi yang mempunyai tekanan dari mayoritas," kata Adinda T Muchtar.

Menurutnya, resesi demokrasi sudah mengakibatkan tingginya biaya politik dan semakin menjamurnya oligarki politik. Akibatnya Indonesia justru terjebak dalam sistem demokrasi yang kurang bisa membawa manfaat bagi kemajuan bersama.

Analis Politik Exposit Strategic, Arif Susanto menilai, sumber-sumber ancaman demokrasi saat ini sudah sangat beragam. Sebelumnya, militer menjadi ancaman serius bagi demokrasi, tetapi saat ini ancaman demokrasi bisa muncul dari populisme.

"Populisme berpeluang besar mendegradasi demokrasi. Belum lagi dalam kasus indonesia, saat ini telah terjadi pelemahan civil society," kata Arif.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Diapresiasi, Gaya Komunikasi Politik Airlangga Hartarto

Gaya komunikasi politik Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menuai apresiasi.

POLITIK | 26 September 2021

Presiden Jokowi Ajak Karang Taruna Perangi Ideologi Radikal

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak kader Karang Taruna memerangi ideologi radikal.

POLITIK | 26 September 2021

Puan Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Barat

Ketua DPR Puan Maharani meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk 1.000 warga Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat.

POLITIK | 26 September 2021

Gibran Rakabuming Raka: Sukseskan Program Vaksinasi Covid-19

Gibran Rakabuming Raka menekankan pentingnya seluruh pihak menyukseskan program vaksinasi Covid-19.

POLITIK | 26 September 2021

Kader Karang Taruna Diharapkan Bantu Pemerintah Urai Persoalan Sosial

Didik Mukrianto berharap kader-kader Karang Taruna membantu pemerintah mengurai persoalan sosial.

POLITIK | 26 September 2021

Senator Habib Ali Alwi: Wagub Banten Dukung Penguatan Kewenangan DPD

Senator dari Banten Habib Ali Alwi bin Thohir Al Husainy menginginkan agar kewenangan DPD dapat setara dengan DPR.

POLITIK | 26 September 2021

Peneliti Anggap Kasus Azis Tak Pengaruhi Popularitas Golkar

Peneliti dari MeanPoll Indonesia Research Imran Mahmud menilai dugaan kasus suap yang menjerat Azis Syamsuddin tidak akan memengaruhi popularitas Golkar.

POLITIK | 26 September 2021

Menteri Bahlil Sebut Duet Airlangga-Luhut Positif untuk Indonesia

Bahlil Lahadia memuji duet Airlangga-Luhut dalam penanganan pandemi Covid-19.

POLITIK | 26 September 2021


Tren Kepuasan terhadap Kinerja Presiden Menurun

Kepuasan terhadap kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) cenderung menurun.

POLITIK | 26 September 2021


TAG POPULER

# Update Covid-19


# Literasi Perdamaian


# Rocky Gerung vs Sentul City


# Lionel Messi


# Kiwirok



TERKINI
Premier League: Arsenal Sukses Taklukkan Tottenham 3-1

Premier League: Arsenal Sukses Taklukkan Tottenham 3-1

BOLA | 4 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings